Peristiwa

Operasi Berhasil, Korban Pembacokan di UIN Suska Riau Berangsur Pulih

19
×

Operasi Berhasil, Korban Pembacokan di UIN Suska Riau Berangsur Pulih

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad bersama Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, saat menjenguk, Farradhilla Ayu Pramesti di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Jumat (27/2/2026). RB/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Kondisi Farradhilla Ayu Pramesti (23), korban pembacokan yang terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, kini dilaporkan mulai berangsur membaik setelah menjalani tindakan operasi medis.

Perempuan muda tersebut sebelumnya mengalami luka serius pada bagian tangan dan bahu akibat serangan senjata tajam. Ia langsung dilarikan ke RSUD Arifin Achmad untuk mendapatkan penanganan intensif dari tim medis.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menegaskan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke rumah sakit guna memastikan kondisi korban.

“Kami sudah menjenguk korban dan berkoordinasi dengan tim dokter. Alhamdulillah, korban telah menjalani operasi pada bagian tangan dan bahu yang mengalami luka cukup serius. Saat ini kondisinya stabil dan dalam pengawasan medis,” ujar Zahwani kepada Harianupdate.com, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, proses operasi berjalan lancar dan korban saat ini masih dirawat di ruang perawatan untuk pemulihan pascaoperasi. Tim medis, kata dia, terus melakukan observasi guna mencegah risiko infeksi serta memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.

“Dokter terus melakukan pemantauan secara berkala. Perkembangan kesehatan korban menunjukkan respons yang baik terhadap tindakan medis yang diberikan,” tegasnya.

Selain memastikan kondisi kesehatan korban, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap aspek psikologis korban pasca kejadian. Zahwani menegaskan, pihaknya berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga agar korban mendapatkan dukungan yang maksimal selama masa pemulihan.

“Kami memastikan korban mendapat penanganan terbaik, baik dari sisi medis maupun pendampingan lainnya. Kami juga terus berkomunikasi dengan keluarga korban,” ucapnya.

Lebih lanjut, Polda Riau memastikan proses hukum terkait kasus pembacokan tersebut tetap berjalan. Penyidik terus mendalami motif serta kronologi kejadian dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.

“Proses penyidikan tetap berjalan sesuai prosedur. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan,” beber Zahwani.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya civitas akademika, untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

“Kami meminta masyarakat tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Percayakan prosesnya kepada Aparat Penegak Hukum,” pungkasnya. (RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *