Peristiwa

Update Ledakan Pipa Gas di Inhil, Sepuluh Warga Terluka dan Sejumlah Kendaraan Terbakar

39
×

Update Ledakan Pipa Gas di Inhil, Sepuluh Warga Terluka dan Sejumlah Kendaraan Terbakar

Sebarkan artikel ini
Pipa Gas PGN Meledak
Teks foto: Kobaran api terlihat menyembur akibat kebakaran pada pipa gas milik (PGN) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Jumat lalu (Irwan/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Inhil- Insiden ledakan pipa gas bawah tanah milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (2/1/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka serta menimbulkan kerusakan materiil di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menyampaikan, berdasarkan data sementara, sebanyak sepuluh orang warga menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Enam korban mengalami luka bakar akibat paparan api, sementara empat lainnya mengalami luka ringan karena terjatuh saat berusaha menjauh dari lokasi ledakan,” kata Farouk, Sabtu (3/1/2026).

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan tidak ada warga terdampak yang luput dari penanganan.

Selain korban luka, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada sejumlah kendaraan dan bangunan usaha warga. Sedikitnya lima unit truk dan lima sepeda motor yang terparkir di sepanjang jalan lintas Sumatera dilaporkan terbakar karena berada tidak jauh dari titik kebocoran pipa.

Api juga melahap tiga bangunan usaha milik warga, masing-masing bengkel ban, tempat pencucian sepeda motor, serta bangunan penampungan hasil panen sawit. Beruntung, kobaran api tidak menjalar ke kawasan permukiman penduduk yang berjarak sekitar setengah kilometer dari lokasi kejadian.

Demi alasan keselamatan, arus lalu lintas di jalur penghubung Provinsi Riau dan Jambi sempat dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman.

“Situasi saat ini sudah terkendali dan jalur lintas Sumatera telah kembali dibuka untuk umum,” jelas Farouk.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat warga mendengar suara ledakan keras, disusul semburan api yang menjulang hingga belasan meter ke udara akibat kebocoran pipa gas tanam.

Petugas kepolisian dari Polsek Kemuning dan Polres Inhil segera melakukan pengamanan lokasi serta mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area berbahaya. Bersama tim teknis terkait, aliran gas kemudian dihentikan guna memadamkan semburan api.

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko mengatakan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

“Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui faktor teknis maupun kemungkinan kelalaian yang menyebabkan kebocoran pipa gas ini,” ujarnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *