Peristiwa

Warga Kuala Kampar Diterkam Harimau Sumatera, Korban Alami Luka Serius

19
×

Warga Kuala Kampar Diterkam Harimau Sumatera, Korban Alami Luka Serius

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ilustrasi Harimau Sumatera menyerang seorang warga di Dermaga PT SPA Distrik Serapung, Kecamatan Kuala Kampar. (Ag/HUC)

HarianUpdate.com | Kampar – Insiden konflik manusia dan satwa liar kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan. Seekor Harimau Sumatera dilaporkan menyerang seorang warga di Dermaga PT SPA Distrik Serapung, Kecamatan Kuala Kampar, Rabu (25/2/2026) malam.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Menurutnya, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap insiden.

“Benar, kami menerima laporan terkait peristiwa tersebut. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan di lapangan,” ujar AKBP Jhon saat dikonfirmasi Harianupdate.com, Jumat (27/2/2026).

Korban diketahui bernama Kohai (32), warga Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat korban bersama beberapa rekannya berhenti di dermaga karena kondisi air sungai surut.

Sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB, korban bersama lima rekannya berangkat menggunakan perahu menuju kawasan hutan Desa Serapung untuk mencari kayu. Namun karena debit air tidak memungkinkan perjalanan dilanjutkan, mereka memutuskan menambatkan perahu di dermaga perusahaan dan menunggu air pasang.

Saat korban beristirahat di atas perahu, seekor harimau dilaporkan muncul dari arah daratan atau semak-semak di sekitar lokasi. Satwa tersebut kemudian menyerang korban dan menyebabkan luka serius di bagian belakang kepala.

Salah seorang saksi, Wiwik (41), yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar petugas keamanan perusahaan yang segera mendatangi lokasi untuk membantu evakuasi.

Korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan operasional menuju pos pertolongan pertama milik perusahaan untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum dirujuk ke Puskesmas Kuala Kampar guna perawatan lebih lanjut.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait telah mendatangi tempat kejadian perkara, mendata keterangan saksi, serta melakukan langkah pengamanan awal di sekitar lokasi.

Peristiwa ini kembali mengingatkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah penyangga habitat harimau, khususnya di kawasan pesisir dan hutan Kecamatan Kuala Kampar. Aparat mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan jika melihat pergerakan satwa dilindungi. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *