HarianUpdate.com | Kampar – Pemerintah Kabupaten Kampar menerima kunjungan kerja Ketua Kelompok Fraksi (Poksi) Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul, yang disambut langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, di Balai Bupati Kampar, Jumat (2/1/2026).
Agenda kunjungan diawali dengan jamuan makan siang bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda, Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., Asisten III Setda Kampar Drs. Muhammad, serta Anggota DPRD Provinsi Riau Edi Basri. Hadir pula para kepala OPD, Camat Kampar, serta perwakilan Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kampar.
Pertemuan resmi yang dipimpin oleh Bupati Kampar itu membahas sejumlah program prioritas pemerintah pusat yang sejalan dengan arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto. Fokus diskusi meliputi sektor kesehatan, pendidikan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Merah Putih, serta kesiapan daerah dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis bagi pelajar.
Dalam paparannya, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa Pemkab Kampar telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mendukung program nasional tersebut. Salah satunya melalui program “One Village, One Product”, yang bertujuan mengoptimalkan potensi unggulan setiap desa, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun kerajinan lokal.
“Program ini kami dorong agar desa mampu menjadi penopang utama penyediaan bahan pangan untuk Makan Bergizi Gratis, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia menegaskan kunjungan anggota DPR RI menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait pelaksanaan program pemerintah pusat di Kampar.
“Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan ini. Dukungan dari DPR RI sangat kami harapkan agar program nasional dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kampar,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Rahul mengapresiasi komitmen Pemkab Kampar dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional. Menurutnya, sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan pembangunan, khususnya dalam sektor pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas klarifikasi terkait polemik pelaksanaan Program MBG di salah satu sekolah di Kecamatan Kampar. Berdasarkan penjelasan pihak sekolah dan instansi terkait, permasalahan tersebut murni disebabkan oleh miskomunikasi teknis dan telah diselesaikan secara kekeluargaan tanpa menimbulkan dampak lanjutan. **











