Daerah

Festival Perang Air Meranti Masuk KEN 2026, Digelar Selama Enam Hari di Selat Panjang

6
×

Festival Perang Air Meranti Masuk KEN 2026, Digelar Selama Enam Hari di Selat Panjang

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Suasana Festival Perang Air di Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang menjadi tradisi tahunan masyarakat. (SR/HUC)

HarianUpdate.com | Meranti – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menggelar Festival Perang Air sebagai salah satu agenda wisata budaya unggulan daerah. Kegiatan tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 22 Februari 2026 di Kota Selat Panjang.

Festival Perang Air tahun ini semakin istimewa setelah resmi terdaftar dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026 tertanggal 12 Januari 2026.

Perang Air merupakan tradisi permainan air massal yang telah menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek di Selat Panjang. Ribuan warga biasanya turun ke jalan-jalan utama kota untuk saling menyiram air sebagai simbol kegembiraan dan kebersamaan.

Selain agenda utama perang air, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung. Di antaranya Perang Air Night Carnival yang digelar pada 20–22 Februari 2026 mulai pukul 21.30 WIB, Bazar Kuliner pada 17–22 Februari 2026, serta agenda Seribu Cangkir Kopi yang dijadwalkan pada 21 Februari 2026 pukul 22.00 WIB.

Tak hanya itu, lomba Photography Contest juga akan dilaksanakan pada 17–20 Februari 2026 guna memberikan ruang bagi fotografer untuk mengabadikan momen-momen menarik selama festival berlangsung.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kepulauan Meranti, Syaiful, menyampaikan bahwa masuknya Festival Perang Air ke dalam KEN 2026 menjadi pengakuan terhadap kekayaan budaya daerah.

“Perang Air bukan sekadar hiburan, tetapi telah menjadi identitas budaya masyarakat Selat Panjang. Dengan masuknya ke KEN, diharapkan event ini semakin dikenal secara nasional dan mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara,” ujar Syaiful kepada wartawan Harianupdate.com, Sabtu (7/2/2026).

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Pemkab Kepulauan Meranti telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga kebersihan lokasi acara demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengunjung. (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *