Nasional

Kunjungan Wamentan ke Riau, Fokuskan Dukungan untuk Petani dan Infrastruktur Pertanian

11
×

Kunjungan Wamentan ke Riau, Fokuskan Dukungan untuk Petani dan Infrastruktur Pertanian

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Wamentan ke Riau, Fokuskan Dukungan untuk Petani dan Infrastruktur Pertanian
Teks foto: Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, saat melakukan panen padi di Desa Binuang, Kabupaten Kampar, Senin (9/2/2026)

HarianUpdate.com | Kampar – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Senin (9/2/2026). Salah satu rangkaian kegiatannya adalah melakukan panen padi bersama petani di Desa Binuang, Kabupaten Kampar.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian dan ketahanan pangan merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menyampaikan, swasembada pangan dipandang sebagai fondasi penting bagi kemandirian bangsa, mengingat dinamika global dan potensi terjadinya krisis akibat bencana maupun faktor lain yang sulit diprediksi.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa kemandirian pangan adalah kebutuhan mendasar. Kita harus memastikan bangsa ini memiliki penyangga yang kuat ketika menghadapi situasi sulit,” ujar Sudaryono.

Menurutnya, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat peran pendampingan kepada petani, khususnya dalam pemenuhan sarana produksi seperti benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, serta pengembangan jaringan irigasi.

Ia juga mendorong Provinsi Riau, yang selama ini dikenal unggul di sektor perkebunan, untuk turut memperbesar kontribusi pada subsektor tanaman pangan.

“Potensi Riau sangat besar. Selain perkebunan, sektor pangan juga bisa dikembangkan agar kebutuhan daerah dan nasional dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa di Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, terdapat delapan kelompok tani dengan jumlah petani mencapai 224 orang yang aktif mengelola lahan persawahan.

Menurutnya, Pemkab Kampar terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program swasembada pangan melalui berbagai kebijakan dan bantuan nyata.

Pada tahun 2025, melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (PTPH), pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan berupa pembangunan jalan usaha tani, pengadaan alat dan mesin pertanian, serta distribusi benih untuk areal tanam seluas sekitar 256 hektare.

“Upaya peningkatan luas tanam dan produktivitas terus kami dorong agar sektor pertanian semakin berkembang,” jelasnya.

Namun demikian, Ahmad Yuzar mengakui masih terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan lahan dan anggaran, serta kondisi irigasi yang belum optimal. Selain itu, sebagian besar sawah masih mengandalkan curah hujan.

Akibatnya, dalam beberapa tahun terakhir petani umumnya baru mampu melakukan panen dua kali dalam setahun.

“Kami berharap adanya dukungan yang lebih besar dari pemerintah provinsi dan Kementerian Pertanian, sehingga potensi pertanian di Kampar bisa dimaksimalkan dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” tutupnya. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *