Pendidikan

MTs YPPI Bengkalis Fokuskan Pembinaan Keagamaan Selama Ramadhan

4
×

MTs YPPI Bengkalis Fokuskan Pembinaan Keagamaan Selama Ramadhan

Sebarkan artikel ini
MTs YPPI Bengkalis Fokuskan Pembinaan Keagamaan Selama Ramadhan
Teks foto: Suasana siswa MTs YPPI Bengkalis mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an dan pembinaan keagamaan dalam rangka program Ramadhan di lingkungan madrasah. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Madrasah Tsanawiyah (MTs) YPPI di Kabupaten Bengkalis memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam kepada para siswa. Selama bulan penuh berkah tersebut, aktivitas belajar di madrasah lebih diarahkan pada peningkatan ibadah serta pemahaman keagamaan.

Kebijakan itu merupakan hasil rapat dewan guru yang secara khusus membahas konsep kegiatan belajar mengajar selama Ramadhan. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada materi akademik, tetapi juga memperkuat pembinaan spiritual peserta didik.

Kepala MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan kebiasaan baik kepada para siswa.

“Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk membentuk karakter siswa. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori agama, tetapi juga membiasakan diri menjalankan ibadah serta memperkuat akhlaknya,” ujar Jumillia kepada Harianupdate.com, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan sengaja disusun secara terprogram agar siswa dapat merasakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna di lingkungan madrasah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa semakin disiplin dalam beribadah dan memiliki sikap religius dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan siswa setiap hari telah dijadwalkan secara terstruktur. Pada hari Senin, aktivitas diawali dengan sholat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Matsurat dan tadarus Al-Qur’an. Bagi siswa yang masih dalam tahap belajar membaca Al-Qur’an, kegiatan diisi dengan pembelajaran Iqro.

Memasuki hari Selasa, rangkaian kegiatan dimulai dengan sholat Dhuha dan Al-Matsurat. Setelah itu para siswa melakukan setoran hafalan serta praktik materi Bab Sholat, seperti niat berwudhu, doa setelah berwudhu, hingga niat sholat lima waktu.

Selain itu, siswa juga menyetorkan hafalan doa iftitah, doa sholat Dhuha, serta bacaan tasyahud awal dan akhir. Materi tambahan lainnya turut diberikan guna memperdalam pemahaman siswa mengenai tata cara ibadah yang benar.

Pada hari Rabu, kegiatan diawali dengan sholat Dhuha dan Al-Matsurat, kemudian dilanjutkan dengan kultum Ramadhan yang disampaikan oleh guru agama. Materi yang disampaikan lebih menitikberatkan pada pembinaan akhlak, peningkatan keimanan, serta nilai-nilai kehidupan Islami.

Sementara pada hari Kamis, siswa mengikuti kegiatan muhadarah atau latihan ceramah. Melalui kegiatan ini siswa diberi kesempatan menyampaikan pesan-pesan keagamaan terkait keutamaan dan hikmah bulan Ramadhan.

“Melalui muhadarah, siswa dilatih berani tampil di depan umum sekaligus memahami nilai dakwah sejak dini,” jelas salah seorang guru pembina.

Adapun kegiatan hari Jumat diawali dengan sholat Dhuha dan Al-Matsurat, lalu dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara berjamaah yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru.

Selain kegiatan rutin tersebut, pihak madrasah juga merencanakan program tambahan seperti sholat taubat dan sholat tasbih berjamaah guna meningkatkan spiritualitas siswa selama bulan Ramadhan.

Jumillia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter peserta didik.

“Kami ingin setelah Ramadhan berakhir, kebiasaan baik yang sudah dibangun di madrasah ini tetap mereka jalankan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *