Pendidikan

SPMB Boarding Riau 2026 Resmi Dibuka, Disdik Pastikan Tanpa Jalur Titipan

8
×

SPMB Boarding Riau 2026 Resmi Dibuka, Disdik Pastikan Tanpa Jalur Titipan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya. (Ir/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA dan SMK negeri sistem boarding tahun ajaran 2026/2027.

Pendaftaran dimulai pada 2 Maret hingga 25 Maret 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Disdik Riau.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menegaskan proses seleksi dilakukan terbuka tanpa perlakuan khusus bagi peserta mana pun.

“SPMB boarding sudah resmi dibuka. Kami mengajak siswa yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Seleksi ini dilakukan secara transparan dan sepenuhnya berdasarkan kemampuan peserta,” ujar Erisman kepada Harianupdate.com, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, sistem pendidikan berasrama tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter secara menyeluruh.

“Boarding school berarti pembinaan 24 jam. Anak-anak tidak hanya ditempa secara intelektual, tetapi juga dilatih disiplin, mandiri, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” jelasnya.

Terdapat lima sekolah negeri berbasis asrama di bawah naungan Pemprov Riau yang membuka penerimaan tahun ini, yakni:

1. SMAN Plus Provinsi Riau
2. SMA SKO Riau
3. SMAN Pintar Provinsi Riau
4. SMKN Pertanian Provinsi Riau
5. SMKN Perikanan Provinsi Riau

Erisman mengatakan, keberadaan SMA Plus dan SMK boarding menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin mencetak generasi Riau yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tangguh dan siap menghadapi tantangan global,” katanya.

Adapun tahapan seleksi meliputi pembuatan akun dan pendaftaran daring, seleksi administrasi serta verifikasi nilai rapor, tes akademik berbasis komputer (CBT), tes fisik, tes kesehatan, psikotes, hingga wawancara.

Kelulusan akan ditentukan berdasarkan peringkat nilai akhir tertinggi sesuai kuota masing-masing sekolah.

Disdik Riau juga menegaskan tidak ada jalur titipan atau intervensi dalam proses penerimaan.

“Tidak ada jalur khusus. Tidak ada titip-menitip. Semua murni hasil tes dan kemampuan siswa,” tegas Erisman.

Pemprov Riau berharap program boarding ini dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus melahirkan generasi emas daerah di masa mendatang. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *