Daerah

Hadapi Tantangan Fiskal, Bupati Siak Ajak ASN Jaga Anggaran dan Pelayanan Publik

17
×

Hadapi Tantangan Fiskal, Bupati Siak Ajak ASN Jaga Anggaran dan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak, Afni Zulkifli, saat pimpin apel gabungan perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung
Teks foto: Bupati Siak, Afni Zulkifli, saat pimpin apel gabungan perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung, Senin (5/1/2026). Rizky/Harianupdate

HarianUpdate.com | Siak – Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat memasuki tahun 2026. Pesan tersebut disampaikan saat apel gabungan perdana tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Siak, Tanjung Agung, Senin (5/1/2026).

Dalam arahannya, Afni menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh ASN, tanpa terkecuali, termasuk PPPK Paruh Waktu yang baru saja diangkat. Ia berharap seluruh pegawai dapat memulai tahun kerja ini dengan semangat baru dan optimisme tinggi, meskipun dihadapkan pada tantangan fiskal daerah.

“Dengan izin dan ridho Allah SWT, kita optimis kondisi akan membaik. Kita yang berdiri di sini adalah representasi harapan ratusan ribu masyarakat Siak yang mempercayakan pengelolaan anggaran kepada kita, meski di tengah keterbatasan keuangan daerah,” ujar Afni.

Bupati Siak menekankan pentingnya disiplin kerja, baik dari sisi kehadiran maupun tata kelola anggaran. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga staf, untuk menjaga transparansi dan efisiensi agar setiap program berjalan tepat sasaran serta hak-hak pegawai tidak terabaikan.

“Setiap rupiah di tahun 2026 harus dijaga. Kita akan bekerja keras menyelesaikan kewajiban daerah. Saya minta para pemegang anggaran tidak mengalihkan dana yang sudah cair ke kegiatan lain, karena dampaknya bisa menunda pemenuhan hak pegawai,” tegasnya.

Afni juga mengingatkan bahwa rendahnya disiplin dapat menimbulkan efek berantai yang berujung pada menurunnya kualitas layanan kepada masyarakat. Ia menyebutkan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan penyelesaian utang tahun 2024, serta pelunasan minimal 50 persen untuk kewajiban tahun 2025.

“Tahun 2023 kita pernah memperoleh dana Participating Interest (PI) sebesar Rp400 miliar. Mari kita berdoa, jika Allah berkehendak, tahun ini kembali mendapatkan PI meskipun nilainya belum diketahui, sehingga dapat membantu mencicil kewajiban daerah,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Afni menyoroti perlunya efisiensi perjalanan dinas dan belanja melalui e-katalog. Ia menegaskan bahwa setiap perjalanan dinas wajib mendapat izin tertulis dari pimpinan, dan kepala perangkat daerah tidak diperkenankan melakukan belanja secara mandiri tanpa persetujuan atasan.

Melalui arahan tersebut, Bupati Siak berharap seluruh ASN dapat memperkuat komitmen terhadap disiplin, kinerja, dan pelayanan publik, demi menghadirkan layanan pemerintahan yang lebih baik bagi masyarakat sepanjang tahun 2026. (Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *