Daerah

TPAKD Riau Diperkuat, Akses Keuangan Jadi Kunci Tekan Kemiskinan

14
×

TPAKD Riau Diperkuat, Akses Keuangan Jadi Kunci Tekan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Asisten II Setdaprov Riau, Helmi D, saat membuka kegiatan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Riau Tahun 2026 di Kantor OJK Riau, Jumat (23/1/2026).

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya perluasan akses keuangan bagi masyarakat. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Riau Tahun 2026 oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Jumat (23/1/2026) tersebut menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Helmi D menjelaskan, pembentukan TPAKD merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan.

“TPAKD dibentuk untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar semakin kuat dan merata di seluruh wilayah Provinsi Riau,” ujar Helmi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, fokus utama pembangunan daerah saat ini adalah menekan angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan pendapatan. Salah satu cara yang dinilai efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan literasi serta akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Menurut Helmi, ketersediaan akses keuangan yang merata menjadi prasyarat penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi di daerah. Pemerintah Provinsi Riau pun menempatkan akses keuangan sebagai instrumen utama dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya, menargetkan tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga di bawah 4 persen pada tahun 2029, serta menghapus kemiskinan ekstrem hingga nol persen. Target tersebut membutuhkan dukungan pemahaman dan akses layanan keuangan yang optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, menekankan pentingnya penyusunan program kerja TPAKD yang terukur, realistis, dan selaras dengan kebutuhan daerah.

Ia mengingatkan seluruh TPAKD kabupaten dan kota di Riau agar segera merancang program kerja tahun 2026 dengan mengacu pada Road Map TPAKD 2026–2030.

“TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong perluasan akses keuangan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di daerah,” kata Triyoga.

Melalui TPAKD, berbagai program pemerintah pusat dan daerah dapat diakselerasi dengan dukungan sektor jasa keuangan, baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, menurunkan angka kemiskinan, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan dimulainya kegiatan Capacity Building ini, Triyoga berharap forum diskusi TPAKD mampu menghasilkan rekomendasi dan program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat di Provinsi Riau. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *