HarianUpdate.com | Riau – Upaya memperkuat peran media sosial sebagai sarana komunikasi publik terus dilakukan pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media menggandeng Meta Indonesia menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Tugas Media Sosial Pemerintah Daerah bertajuk Literasi dan Sinergi Bersama Satgas Medsos Pemda (Lini Masa).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mengelola media sosial secara aman, efektif, dan berdampak luas bagi masyarakat. Pelatihan tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan platform digital sebagai kanal resmi penyampaian informasi publik.
Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, menyampaikan bahwa materi bimtek difokuskan pada pengoptimalan berbagai fitur dan perangkat media sosial yang selama ini belum digunakan secara maksimal oleh pemerintah daerah.
“Pelatihan ini mencakup penguatan keamanan akun, praktik terbaik dalam pengelolaan media sosial organisasi pemerintah, hingga pemanfaatan WhatsApp sebagai saluran komunikasi publik yang responsif,” kata Berni, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan literasi digital aparatur. Ia mendorong peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola media sosial pemerintah.
Menurutnya, dengan tingkat penetrasi internet nasional yang telah melampaui 80 persen, media sosial menjadi kanal utama dalam menjangkau masyarakat. Namun, di sisi lain, masih terdapat tantangan serius berupa maraknya informasi menyesatkan dan manipulatif di ruang digital.
“Oleh karena itu, pengelolaan akun media sosial pemerintah harus dilakukan secara terencana, profesional, dan membutuhkan investasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Fifi menegaskan, Kemkomdigi berkomitmen menciptakan ruang digital yang aman sekaligus memperkuat komunikasi publik pemerintah guna mendukung dan menyukseskan program-program Presiden Republik Indonesia.
Rangkaian bimtek diisi dengan berbagai sesi pemaparan dari Tim Meta Indonesia, antara lain Immanuel Lamoa dan Esther Samboh, yang membahas topik keamanan platform Meta, strategi konten organik untuk membangun keterhubungan dengan audiens, pemanfaatan WhatsApp bagi instansi pemerintah, serta sesi diskusi interaktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun ekosistem konten pemerintah yang kredibel, relevan, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas serta efektif. (Ir)











