HarianUpdate.com | Pekanbaru – Sebanyak 821 peserta tercatat mengikuti seleksi pengisian 69 jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Provinsi Riau. Dari jumlah itu, 809 orang mendaftar melalui mekanisme umum, sementara 12 peserta lainnya telah memiliki Sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS).
Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya menjelaskan tahap pendaftaran telah resmi ditutup dan saat ini memasuki proses verifikasi administrasi.
“Verifikasi berkas berlangsung hingga 30 Januari. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 9 Februari melalui aplikasi Ruang GTK,” ujar Erisman, Kamis (15/1/2026)
Ia mengingatkan seluruh peserta agar mewaspadai pihak-pihak yang menawarkan jaminan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu. Menurutnya, praktik semacam itu berpotensi merugikan peserta dan mencederai integritas proses seleksi.
“Jika ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan menjadi kepala sekolah dengan meminta uang, segera laporkan melalui sistem Whistle Blowing System (WBS) Inspektorat Riau. Sistem itu terhubung langsung dengan KPK,” tegasnya.
Erisman menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan seleksi secara transparan dan akuntabel. Arahan tersebut, kata dia, juga disampaikan langsung oleh Plt Gubernur Riau kepada jajaran Dinas Pendidikan.
“Pimpinan sudah mengingatkan agar tidak ada permainan apa pun dalam proses ini, baik dari internal dinas maupun dari peserta. Seleksi harus berjalan sesuai aturan untuk mendapatkan kepala sekolah yang benar-benar berkualitas,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kepala sekolah yang kompeten menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan di Riau. Karena itu, proses rekrutmen harus menjunjung tinggi prinsip meritokrasi dan bebas dari intervensi.
Disdik Riau berharap seluruh tahapan seleksi dapat berlangsung lancar sehingga 69 sekolah yang saat ini membutuhkan pemimpin baru segera terisi dengan figur yang profesional dan berintegritas. (Ed)











