Peristiwa

Akses ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Rusak Berat, Warga Desak Perbaikan

5
×

Akses ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Rusak Berat, Warga Desak Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Akses ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Rusak Berat, Warga Desak Perbaikan
Teks foto: Kondisi ruas jalan menuju Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja, Selatbaru, yang mengalami kerusakan parah.(ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Kondisi jalan lintas menuju Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja, Selatbaru, Kabupaten Bengkalis, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah lubang, permukaan bergelombang, serta lapisan aspal yang mengelupas membuat akses tersebut tidak lagi nyaman dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kerusakan jalan ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan berarti. Salah seorang warga, Yanto, menyebutkan bahwa jalan tersebut sudah bertahun-tahun tidak mendapat sentuhan pengaspalan ulang.

“Sudah lama tidak diaspal. Padahal jaraknya tidak terlalu panjang, tapi karena sudah lebih dari lima tahun tidak diperbaiki, kondisinya semakin parah. Ini tentu menimbulkan kesan buruk, apalagi bagi orang luar daerah yang hendak menuju pelabuhan,” kata Yanto, Rabu (4/2/2026).

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan di Pulau Bengkalis, khususnya pada ruas-ruas yang menjadi akses vital.

“Jalan, jembatan, dan listrik itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Kalau kondisinya rusak, tentu aktivitas warga ikut terganggu,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Supardi, membenarkan bahwa masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan, termasuk akses menuju kawasan Pelabuhan Internasional Selatbaru.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan dan pendataan terhadap titik-titik jalan rusak di wilayah Kabupaten Bengkalis sebagai dasar perencanaan perbaikan.

“Memang sudah kita lakukan pemetaan terhadap ruas-ruas yang mengalami kerusakan. Setelah seluruh data kita inventarisir, perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas. Termasuk jalan menuju pelabuhan yang sifatnya cukup urgen bagi masyarakat,” jelas Supardi.

Supardi menambahkan, realisasi perbaikan juga akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta tahapan program pembangunan infrastruktur daerah. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *