Peristiwa

Motor Tabrak Truk Parkir di Rumbai Pesisir, Satu Pelajar Meninggal Dunia

12
×

Motor Tabrak Truk Parkir di Rumbai Pesisir, Satu Pelajar Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Motor Tabrak Truk Parkir di Rumbai Pesisir, Satu Pelajar Meninggal Dunia
Teks foto: Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kecelakaan sepeda motor dan dump truck di Jalan Paus, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Minggu (8/2/2026). Ir/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan dump truck terjadi di Jalan Paus, tepatnya di sekitar simpang Jalan Asrama Haji, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Minggu (8/2/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu menimpa sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BM 4004 QO yang ditumpangi tiga pelajar. Kendaraan roda dua tersebut menabrak bagian belakang dump truck Colt Diesel BM 9045 FO yang sedang berhenti di bahu jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, sepeda motor melaju dari arah timur menuju barat.

“Sesampainya di lokasi, sepeda motor yang dikendarai Tri Aditia (14) dengan dua penumpang menabrak dump truck yang dalam kondisi parkir di sisi jalan,” ujar AKP Satrio, Minggu (8/2/2026).

Akibat benturan keras, salah satu penumpang bernama Rafandra Naufal Aqlan (13) meninggal dunia di tempat kejadian. Korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh dan kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Sementara itu, pengendara sepeda motor, Tri Aditia, mengalami luka di bagian kepala serta mengeluh nyeri pada leher. Ia dilarikan ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis. Penumpang lainnya, Rangga Aditya (13), juga mengalami sejumlah luka, di antaranya bengkak di kening, nyeri pada perut, serta cedera pada tangan kiri, dan dirawat di rumah sakit yang sama.

AKP Satrio menyebutkan, seluruh korban merupakan pelajar dan masih berusia di bawah umur. Polisi telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan memperkirakan kerugian materi sekitar Rp2 juta.

“Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas berkendara anak-anak.

“Pengendara harus memenuhi syarat usia, memiliki SIM, serta mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas. Peran orang tua sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” tegas AKP Satrio. (Ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *