HarianUpdate.com | Pekanbaru – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Riau menegaskan tekadnya untuk kembali menempatkan wakil di lembaga legislatif pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang. Untuk mewujudkan target tersebut, PBB Riau saat ini memprioritaskan penguatan infrastruktur partai secara menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat paling bawah.
Ketua DPW PBB Riau, Zul Azhar, menyampaikan bahwa langkah awal yang tengah dilakukan adalah mempercepat pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan di seluruh tingkatan organisasi partai.
“Kami sudah menyusun strategi jangka menengah dan jangka panjang. Saat ini fokus utama kami adalah membangun infrastruktur partai, baik di tingkat wilayah, daerah, hingga kecamatan dan desa. Tanpa struktur yang kuat, sulit bagi partai untuk bergerak maksimal,” ujar Zul Azhar kepada harianupdate.com, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, infrastruktur partai yang dimaksud mencakup kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten/kota, Pimpinan Anak Cabang (PAC) di kecamatan, serta kepengurusan di tingkat ranting atau desa/kelurahan.
Menurutnya, dari total 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, saat ini baru sembilan DPC yang telah terbentuk dan aktif. Sementara itu, dua daerah yakni Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Kampar masih dalam proses pengusulan kepengurusan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB.
“Untuk satu kabupaten lagi, yakni Kuantan Singingi, saat ini masih dalam tahap penjajakan dan konsolidasi awal,” jelasnya.
Zul Azhar menargetkan, proses pembentukan dan pengesahan seluruh DPC di Riau dapat dirampungkan dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan. Setelah itu, DPW PBB Riau akan mengalihkan fokus pada pembentukan PAC baru sekaligus penguatan struktur hingga ke tingkat ranting.
“Setelah kepengurusan DPC tuntas, kami akan langsung bergerak membentuk PAC di kecamatan-kecamatan dan memperluas struktur hingga ke desa dan kelurahan. Target kami, PBB memiliki jaringan yang solid sampai ke akar rumput,” katanya.
Selain pembenahan struktur, PBB Riau juga mulai menyiapkan program kaderisasi dan pendidikan politik bagi anggota dan simpatisan. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki kapasitas dan pemahaman politik yang baik.
“Kami ingin kader PBB ke depan bukan hanya banyak secara jumlah, tetapi juga berkualitas. Dengan begitu, ketika Pemilu 2029 tiba, kami sudah memiliki calon-calon legislator yang siap bertarung dan dipercaya masyarakat,” tambah Zul Azhar.
Ia optimistis, dengan infrastruktur partai yang kuat, kerja-kerja konsolidasi yang masif, serta pendekatan yang intensif kepada masyarakat, PBB Riau mampu meningkatkan perolehan suara dan kembali mengisi kursi parlemen.
“Target kami jelas, PBB Riau harus kembali ke parlemen. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, kami yakin bisa mencapainya,” tutupnya. (RB)











