Daerah

Diskes Riau Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

14
×

Diskes Riau Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli. (IR/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Setelah Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung mengambil langkah cepat guna mengantisipasi dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh polusi asap. Prioritas utama diarahkan pada kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, serta logistik penunjang agar mampu merespons kondisi darurat sewaktu-waktu.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada seluruh Dinas Kesehatan kabupaten dan kota untuk memperkuat koordinasi. Melalui langkah ini, daerah diminta memastikan tim krisis kesehatan siap diaktifkan serta Emergency Medical Team (EMT) dapat segera diturunkan jika terjadi peningkatan kasus gangguan kesehatan akibat asap.

“Tim Krisis Kesehatan Provinsi juga akan melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap wilayah yang mulai terdampak kebakaran. Pemantauan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), masker, obat-obatan, serta peralatan medis lainnya tetap dalam kondisi aman dan siap distribusi,” ujar Zulkifli kepada Harianupdate.com, Selasa (17/2/2026).

Dengan status siaga darurat yang telah ditetapkan, kami ingin seluruh daerah memastikan stok APD, masker, hingga oksigen konsentrat mencukupi. Jangan sampai saat kualitas udara menurun, masyarakat kesulitan mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan, lanjutnya.

Selain menyiapkan logistik, Diskes Riau juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kabut asap mulai meningkat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit paru kronis diminta lebih waspada agar tidak terpapar asap secara langsung.

“Penggunaan masker medis atau masker N95 juga dianjurkan bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah. Masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela saat asap mulai masuk ke lingkungan permukiman, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah,” ucap Zulkifli.

Ia menambahkan, masyarakat perlu memperbanyak konsumsi air putih dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, sakit tenggorokan, pusing, atau mual.

“Untuk sektor pendidikan dan perkantoran, instansi terkait diminta menyesuaikan kegiatan luar ruangan dengan kondisi kualitas udara. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah kebakaran lahan sekaligus disiplin menjaga kesehatan selama masa siaga darurat Karhutla,” tutupnya. (IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *