HarianUpdate.com | Jakarta – Maret Samuel Sueken merupakan seorang insinyur listrik, praktisi tata kelola perusahaan, dan spesialis infrastruktur energi asal Indonesia dengan pengalaman profesional lebih dari 25 tahun di sektor minyak dan gas, energi, serta proyek infrastruktur berskala besar.
Perjalanan hidupnya dimulai dari Dusun Parang Bobbo, wilayah terpencil di kaki Gunung Bawakaraeng, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Lahir dari keluarga petani sederhana, ia tumbuh dalam keterbatasan akses pendidikan. Semasa sekolah, ia harus berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer setiap hari. Kondisi tersebut membentuk karakter disiplin, ketekunan, dan tekad kuat untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
Maret berasal dari latar belakang keluarga Makassar–Bali. Ayahnya, I Nyoman Sueken, merupakan perantau asal Bali, sementara ibunya, Daeng Nappa Patau Gessa, berasal dari Makassar.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SDI Parang Bobbo (1990), melanjutkan ke SMP Negeri Tombolo Pao (1993), dan kemudian menempuh pendidikan kejuruan di STM Kartika Bhakti Makassar dengan jurusan Teknik Listrik, lulus pada 1996. Ketertarikannya pada bidang kelistrikan membawanya melanjutkan pendidikan Diploma Teknik Elektro di Politeknik Universitas Hasanuddin (kini Politeknik Negeri Ujung Pandang), yang diselesaikan pada 1999.
Untuk memperkuat kompetensi akademiknya, pada tahun 2024 ia melanjutkan studi Sarjana (S1) Teknik Elektro di Universitas Sains Indonesia, dengan fokus pada integrasi sistem kelistrikan untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Karier Profesional
Karier profesional Maret dimulai pada tahun 1999 di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai teknisi, desainer, dan engineer pada perusahaan kontraktor lokal. Setahun kemudian, ia bergabung dengan perusahaan EPC asal Prancis, Cegelec – PT Indokomas Buana Perkasa (Vinci Energies), yang menjadi titik awal karier panjangnya di industri EPCIC (Engineering, Procurement, Construction, Installation, and Commissioning).
Selama lebih dari dua dekade, ia terlibat dalam berbagai proyek energi berskala besar, baik offshore maupun onshore, dengan kompleksitas tinggi. Ia dipercaya mengisi berbagai posisi strategis, antara lain Project Manager, Commissioning Manager, Hook-Up Manager, Interface Manager, Construction Manager, hingga Start-Up Manager, dengan fokus pada integrasi sistem kelistrikan, instrumentasi, dan kontrol.
Maret berkontribusi dalam proyek-proyek yang dioperasikan oleh perusahaan energi global seperti:
1. TOTAL E&P Indonesie
2. Hess Corporation
3. PETRONAS Carigali
4. Chevron
5. ConocoPhillips
6. Premier Oil
7. HCML
8. Pertamina
Ia juga bekerja sama dengan berbagai kontraktor EPC internasional, di antaranya McDermott, Saipem, Chiyoda, SMOE, Punj Lloyd, Amec Foster Wheeler, Worley, Technip, hingga Yokogawa dan Honeywell. Di tingkat nasional, ia terlibat dalam proyek bersama perusahaan fabrikasi terkemuka seperti PT Timas Suplindo, Gunanusa Utama Fabricators, Meindo Elang Indah, dan Bakrie Construction.
Pengalaman tersebut memperkaya keahliannya dalam fabrikasi platform lepas pantai, instalasi, commissioning, integrasi sistem, serta kesiapan operasional fasilitas energi berskala besar.
Kepemimpinan dan Tata Kelola
Sejak 2011, Maret melanjutkan kariernya di Jakarta dengan fokus yang lebih luas pada kepemimpinan dan tata kelola perusahaan.
Pada tahun 2022, ia diangkat sebagai Komisaris Independen PT Djakarta Lloyd (Persero). Selanjutnya, pada 2024, ia dipercaya oleh Kementerian BUMN RI sebagai Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit PT Rekayasa Industri (Rekind).
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Cahaya Fajar Kaltim, perusahaan daerah yang mengelola infrastruktur kelistrikan strategis di Kalimantan Timur.
Kontribusi Nasional dan Publik
Di luar dunia korporasi, Maret aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk keterlibatannya dalam proyek pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui kolaborasi dengan PT PP (Persero) dan PT PLN (Persero).
Ia juga merupakan pendiri sekaligus Ketua JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan), sebuah jaringan masyarakat sipil yang bergerak di bidang advokasi publik dan pengawasan pelayanan pemerintah.
Di sektor kebijakan energi, ia berperan sebagai Anggota Komite Tetap Bidang Kelistrikan di KADIN Kalimantan Timur, berkontribusi dalam perumusan kebijakan energi dan pengembangan infrastruktur strategis daerah.
Sertifikasi dan Kompetensi
Kompetensi profesionalnya diperkuat dengan berbagai sertifikasi internasional di bidang tata kelola dan manajemen risiko, antara lain:
1. Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
2. Qualified Risk Governance Professional (QRGP)
3. Certified Global Risk & Compliance Executive Officer (CGRCEO)
Penutup
Dengan kombinasi pengalaman teknis yang kuat, kepemimpinan di bidang tata kelola, serta keterlibatan aktif dalam kebijakan publik, Maret Samuel Sueken terus berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur energi, pertumbuhan industri, dan penguatan praktik governance di Indonesia. **









