HarianUpdate.com | Pekanbaru – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mengintensifkan langkah-langkah pengendalian inflasi. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap mencukupi dan harga berada pada tingkat yang terjangkau.
Salah satu strategi yang dijalankan adalah pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah lokasi strategis di Kota Pekanbaru pada pekan kedua Februari 2026.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pangan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Operasi pasar murah difokuskan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga distribusi tetap lancar,” ujar Tetty kepada harianupdate.com, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan digelar secara bergiliran di lima titik di Pekanbaru. Lokasi pertama berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di halaman Kantor Lurah Air Dingin, Kecamatan Bukitraya.
Selanjutnya, pasar murah digelar pada Selasa, 10 Februari 2026, di halaman SMP Negeri 6 Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai. Pada Rabu, 11 Februari, kegiatan berlanjut di depan SMP Negeri 30 Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.
“Kamis, 12 Februari dilaksanakan di halaman Kantor Lurah Rintis, Kecamatan Lima Puluh, dan Jumat, 13 Februari di halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim,” tambahnya.
Setiap pelaksanaan pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB. Masyarakat diimbau hadir sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, serta membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras SPHP Rp60.000 per kemasan 5 kilogram, beras Anak Daro Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram, serta beras Sokan dengan harga serupa.
Sementara itu, gula pasir dibanderol Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Salvaco Rp21.000 per liter, minyak Palmco Rp16.000 per bungkus, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Komoditas lainnya seperti garam, tepung tapioka, cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, serta telur ayam juga tersedia dengan harga yang menyesuaikan harga produsen dan kondisi pasar harian.
Pemprov Riau berharap, pelaksanaan operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang Ramadan dan Idulfitri. (Ed)











