Politik

DPRD Pekanbaru Soroti Wacana Zakat untuk Program MBG

6
×

DPRD Pekanbaru Soroti Wacana Zakat untuk Program MBG

Sebarkan artikel ini
DPRD Pekanbaru Soroti Wacana Zakat untuk Program MBG
Teks foto: Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Hamdani. (ED/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Munculnya wacana penggunaan dana zakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan. Salah satunya disampaikan anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Hamdani.

Menurut Hamdani, gagasan tersebut hingga kini masih sebatas diskursus dan belum layak dijadikan kebijakan resmi oleh pemerintah. Ia menilai penggunaan dana zakat memiliki aturan yang tegas dalam ajaran Islam sehingga tidak bisa dialihkan ke program lain di luar ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kalau saya melihat ini masih sebatas wacana. Peruntukan zakat sudah jelas diatur dalam syariat, jadi kalau dijadikan kebijakan menurut saya kurang tepat,” ujar Hamdani kepada Harianupdate.com, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa baik zakat mal maupun zakat fitrah memiliki kelompok penerima yang telah ditentukan. Karena itu, penggunaan dana tersebut harus tetap mengikuti prinsip dan aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Meski demikian, Hamdani menilai pemerintah sebenarnya memiliki banyak opsi lain untuk mendukung pembiayaan program MBG tanpa harus memanfaatkan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat.

Salah satu alternatif yang dinilai cukup memungkinkan adalah melibatkan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

“Pendanaan program ini bisa saja melalui CSR perusahaan-perusahaan nasional maupun multinasional yang beroperasi di Indonesia. Termasuk BUMN yang mendapatkan keuntungan juga bisa ikut berkontribusi,” jelasnya.

Di sisi lain, Hamdani menyampaikan apresiasi terhadap program MBG yang digagas pemerintah pusat karena dinilai memiliki tujuan positif, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan anak-anak.

Namun ia mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut benar-benar diawasi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

“Program ini bagus, tetapi pengawasannya harus serius. Pastikan makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperbaiki kualitas kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara luas.

Hamdani berharap pelaksanaan program tersebut dapat berjalan efektif dengan sumber pembiayaan yang tepat sehingga tidak menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat. (ED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *