Daerah

Plt Gubri Pimpin High Level Meeting TPID, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

12
×

Plt Gubri Pimpin High Level Meeting TPID, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

Sebarkan artikel ini
Plt Gubri Pimpin High Level Meeting TPID, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil
Teks foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memimpin High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026). IR/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Pemprov Riau membahas sejumlah langkah antisipatif untuk mengendalikan inflasi daerah, khususnya selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok.

SF Hariyanto menjelaskan bahwa pelaksanaan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, khususnya hasil pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan yang digelar di Istana Negara pada 2 Maret 2026.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan High Level Meeting TPID Provinsi Riau dalam rangka memperkuat langkah bersama menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” ujar SF Hariyanto.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan kondisi pangan tetap stabil, terutama pada momentum Ramadan hingga Idulfitri yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi masyarakat.

Menurutnya, Presiden RI juga menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan stok pangan secara rutin guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di pasar.

“Presiden RI menegaskan agar seluruh pemerintah daerah melakukan pemantauan stok pangan secara harian dan memastikan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan selama bulan Ramadan hingga Idulfitri,” jelasnya.

Selain pemantauan stok, pemerintah daerah juga diminta menyiapkan berbagai kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Salah satu langkah yang ditekankan adalah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan guna mengawasi potensi penimbunan maupun praktik permainan stok bahan pokok di lapangan.

“Presiden juga menekankan pentingnya intervensi kebijakan untuk menjaga stabilitas harga pangan, termasuk mengaktifkan Satgas Pangan agar dapat menindak tegas penimbunan maupun permainan stok,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta meningkatkan pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah sebagai langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurut SF Hariyanto, program operasi pasar menjadi salah satu instrumen yang efektif untuk menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Ia menegaskan bahwa stabilitas harga pangan harus menjadi perhatian bersama karena memiliki dampak langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Stabilitas harga pangan merupakan faktor penting dalam menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan para pelaku usaha,” terangnya.

Melalui sinergi tersebut, Pemprov Riau berharap pengendalian inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. (IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *