HarianUpdate.com | Simeulue – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue dari Fraksi PDI Perjuangan, Mardillah, S.Pd., meninjau pembangunan Masjid Desa Luan Surep, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue, Sabtu (6/6/2026).
Masjid yang mulai dibangun pada tahun 2019 menggunakan Dana Desa tersebut sempat terhenti selama hampir lima tahun akibat keterbatasan pendanaan setelah adanya perubahan regulasi yang tidak lagi memungkinkan penggunaan Dana Desa untuk melanjutkan pembangunan rumah ibadah.
Dalam kunjungan tersebut, Mardillah didampingi rekannya sesama anggota DPRK Simeulue, Alfin S dari Fraksi Partai Aceh. Keduanya melihat secara langsung kondisi bangunan masjid yang hingga kini belum rampung.
“Masjid ini dibangun dari semangat gotong royong masyarakat. Karena itu, perlu dicari solusi agar pembangunannya dapat dilanjutkan hingga selesai,” ujar Mardillah saat meninjau lokasi.
Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan bagi masyarakat desa.
“Masjid memiliki peran penting dalam pembinaan masyarakat. Karena itu, kami berharap pembangunan yang sempat tertunda ini dapat kembali dilanjutkan sehingga segera dimanfaatkan oleh warga,” katanya.
Mardillah mengatakan pihaknya akan berupaya mendorong berbagai sumber pendanaan yang memungkinkan agar pembangunan masjid dapat kembali berjalan. Ia juga berharap pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dapat memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Harapannya, bangunan yang sudah berdiri ini dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, warga Desa Luan Surep, Edi, mengapresiasi perhatian yang diberikan anggota DPRK terhadap pembangunan masjid yang telah lama terbengkalai.
“Alhamdulillah, setelah hampir lima tahun tanpa tersentuh pembangunan, hari ini pembangunan bisa kembali dilanjutkan melalui bantuan dana aspirasi Pak Mardillah, meskipun belum sampai selesai,” kata Edi.
Ia berharap dukungan pendanaan tidak hanya berasal dari dana aspirasi anggota dewan, tetapi juga melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Simeulue agar pembangunan dapat segera dituntaskan.
“Semoga pemerintah daerah juga dapat membantu melalui APBK sehingga masjid ini cepat selesai dan dapat digunakan masyarakat Desa Luan Surep,” harapnya.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kegiatan anggota DPRK Simeulue dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi pembangunan fasilitas umum di wilayah Kecamatan Simeulue Tengah.
Selain memantau progres pembangunan masjid, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya yang masih menjadi prioritas di sejumlah desa di Kecamatan Simeulue Tengah. (HD)











