HarianUpdate.com, Dharmasraya — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Tanah Datar dalam rangka studi komparatif dan pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan perpustakaan serta penyelenggaraan kearsipan. Kegiatan berlangsung di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Koto Padang, Senin (21/9/2026).
Rombongan yang berjumlah 14 orang tersebut disambut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Asri, S.Pd., MM, bersama jajaran pejabat serta pengelola perpustakaan dan kearsipan.
Asri mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi sarana berbagi informasi dan praktik baik untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta pengelolaan arsip di masing-masing daerah.
“Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi memiliki peran penting dalam membangun budaya literasi masyarakat, sedangkan arsip merupakan sumber informasi dan memori penting bagi pemerintah daerah maupun masyarakat yang harus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan perpustakaan di Dharmasraya diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, penguatan budaya literasi, serta pemanfaatan teknologi informasi. Berbagai program juga dikembangkan melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional, termasuk program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas manfaat perpustakaan agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh bahan bacaan, tetapi juga mendukung pembelajaran dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Datar, Herman Sugiarto, SH, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dharmasraya.
Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan memperoleh informasi dan pengalaman yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Kabupaten Tanah Datar dalam mengembangkan layanan perpustakaan dan penyelenggaraan kearsipan.
Dalam sesi diskusi, kedua pihak bertukar pandangan mengenai pengembangan layanan perpustakaan, peningkatan minat baca, pelaksanaan program literasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta inovasi pelayanan kepada masyarakat.
Pembahasan juga menyoroti pengelolaan dan penyelamatan arsip ketika terjadi bencana. Beberapa aspek yang dibahas meliputi identifikasi arsip vital, penyediaan tempat penyimpanan yang aman, alih media, dan digitalisasi arsip untuk menjaga keberlanjutan akses terhadap dokumen penting.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas perpustakaan yang dipandu langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dharmasraya. Kunjungan diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan dan penguatan hubungan antardaerah.
Melalui studi komparatif ini, diharapkan pertukaran pengalaman antara Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Tanah Datar dapat menjadi bahan pengembangan layanan perpustakaan dan kearsipan yang semakin berkualitas, adaptif, serta bermanfaat bagi masyarakat. (BR)











