HarianUpdate.com | Inhil — Kepedulian terhadap anak-anak usia dini yang belum memperoleh akses pendidikan mendorong Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indragiri Hilir, Johannes H. Siregar, S.H., M.H., menggagas pendirian PAUD Adhyaksa. Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak kecil menemani orang tua beraktivitas di Pasar Tembilahan pada jam sekolah, ia menginisiasi lembaga pendidikan anak usia dini gratis bagi masyarakat.
Gagasan tersebut bermula sekitar satu setengah bulan sebelum kegiatan peluncuran. Saat rutin berkeliling Kota Tembilahan pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, Johannes melihat sejumlah anak berusia di bawah lima tahun berada di kawasan pasar bersama orang tua mereka.
Pemandangan itu kemudian mendorongnya mencari tahu apakah anak-anak tersebut telah memperoleh akses pendidikan usia dini. Ia pun berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir untuk membahas kondisi tersebut.
Dari komunikasi itu, muncul perhatian terhadap kendala biaya yang masih dihadapi sebagian keluarga untuk menyekolahkan anak ke lembaga PAUD maupun taman kanak-kanak (TK). Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya menghadirkan alternatif pendidikan yang dapat diakses masyarakat tanpa biaya.
Bersama dukungan dan sinergi Dinas Pendidikan Inhil, rumah dinas Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir kemudian dimanfaatkan sebagai tempat belajar. Dari inisiatif tersebut lahirlah PAUD Adhyaksa yang memberikan layanan pendidikan secara gratis.
PAUD Adhyaksa didukung dua tenaga pendidik berlatar belakang sarjana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga ini diarahkan untuk memberikan pembelajaran dan stimulasi perkembangan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Sekolah kita ini murah, tapi bukan murahan. Dan sekolah kita ini rasanya kaki lima, tapi kualitasnya bintang lima,” ungkap Johannes dalam kegiatan soft launching PAUD Adhyaksa, Jumat (30/10/2026), di Jalan Prof. Moh. Yamin, Lorong Pantai Cerita, Tembilahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, Anggota DPRD Riau, Andi Dharma Taufik, Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Lurah Tembilahan Kota, jajaran Kejari Inhil, serta para orang tua murid.
Dalam kesempatan itu, Siti Aisyah menyerahkan bantuan seragam sekolah secara simbolis kepada 30 peserta didik angkatan pertama PAUD Adhyaksa. Kehadiran sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
Pengembangan PAUD Adhyaksa juga direncanakan berlanjut melalui kerja sama dengan perguruan tinggi. Pada 10 November 2026, bertepatan dengan agenda grand launching, pihak PAUD dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.
Inisiatif pendirian sekolah gratis ini bukan pengalaman pertama bagi Johannes. Dalam keterangannya, ia menyebut pernah menggagas pendirian sekolah gratis di Timor Leste. PAUD Adhyaksa di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi inisiatif berikutnya dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak.
Lebih dari sekadar tempat belajar, PAUD Adhyaksa juga diarahkan untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan, kesehatan, kedisiplinan, dan berbagai pengetahuan dasar kepada anak-anak berusia 4 hingga 5 tahun. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu membangun karakter serta menumbuhkan cita-cita mereka sejak dini.
Johannes menyampaikan harapan agar anak-anak yang saat ini menjadi peserta didik PAUD Adhyaksa kelak tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“Mimpi dan harapan kami, anak-anak yang hari ini bersekolah di sini kelak pada 25 tahun mendatang akan menelepon kami dan berkata: ‘Pak Kajari, melalui sekolah yang Bapak dirikan dulu, hari ini kami telah menjadi jaksa, polisi, dokter, dan profesi membanggakan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Siti Aisyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif pendirian PAUD Adhyaksa. Menurutnya, kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini merupakan bentuk kontribusi sosial yang penting bagi masa depan generasi muda.
“Doa kami, semoga apa yang telah dilaksanakan ini mendapat keberkahan, dan anak-anak kita ke depan menjadi orang-orang hebat yang berbakti kepada orang tua serta nusa dan bangsa,” ujarnya.
Kehadiran PAUD Adhyaksa diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan sejak usia dini. (GM)











