Daerah

Eks Kepala Bappenda Lahat Beberkan Realisasi PAD yang Melampaui Target

8
×

Eks Kepala Bappenda Lahat Beberkan Realisasi PAD yang Melampaui Target

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kantor Bappenda Kabupaten Lahat. (HR/HUC)

HarianUpdate.com | Lahat – Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Lahat, Subranudin, memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lahat selama dirinya menjabat sebagai kepala Bappenda periode 2020 hingga 2026.

Hal tersebut disampaikan Subranudin saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).

Dalam keterangannya, ia menyebut realisasi PAD Kabupaten Lahat selama enam tahun terakhir selalu melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Selama saya dipercaya menjabat Kepala Bappenda Kabupaten Lahat, capaian pendapatan asli daerah setiap tahun terus meningkat dan selalu melebihi target yang ditetapkan pimpinan daerah,” ujar Subranudin.

Ia menjelaskan, pencapaian tersebut diraih meskipun pada tahun 2020 daerah masih menghadapi dampak pandemi COVID-19.

Berdasarkan data yang disampaikan, target PAD Kabupaten Lahat pada tahun 2020 sebesar Rp113.070.819.000 dengan realisasi mencapai Rp118.746.159.558 atau sekitar 105 persen.

Pada tahun 2021, target PAD sebesar Rp117.494.699.696 dengan realisasi mencapai Rp155.046.272.657 atau sekitar 129 persen.

Kemudian pada tahun 2022, target pendapatan sebesar Rp149.997.796.007 terealisasi Rp162.110.226.091 atau sekitar 108 persen.

Selanjutnya pada tahun 2023, target PAD ditetapkan sebesar Rp200.472.864.150 dengan realisasi mencapai Rp213.363.347.883 atau sekitar 106 persen.

Sementara tahun 2024, target sebesar Rp178.830.489.337 berhasil terealisasi Rp238.384.488.393 atau sekitar 133,30 persen.

Adapun pada tahun 2025, target PAD sebesar Rp245.170.874.034 dengan realisasi mencapai Rp281.869.861.726 atau sekitar 114,97 persen.

Subranudin menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara jajaran Bappenda dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam mengoptimalkan pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

“Hasil pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pegawai Bappenda dan OPD pengelola retribusi daerah yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi,” katanya.

Ia juga mengaku berbagai tantangan dihadapi selama menjabat sebagai Kepala Bappenda. Namun, menurutnya hal tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pendapatan daerah.

“Banyak tantangan selama menjalankan tugas, tetapi saya berupaya membuktikan bahwa peningkatan PAD dapat dicapai melalui kerja sama, loyalitas, dan pengelolaan yang maksimal,” pungkasnya. (HR)

Penulis: HermanEditor: Bobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *