Daerah

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Dorong Pendidikan dan Kesejahteraan Merata

×

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Dorong Pendidikan dan Kesejahteraan Merata

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menjadikan momentum HUT ke-27 Kabupaten Karimun. (BR/HUC)

HarianUpdate.com | Karimun — Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Karimun terus berupaya memperkuat pembangunan daerah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat. Momentum Hari Jadi Kabupaten Karimun menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat langkah menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, menegaskan pentingnya pelaksanaan program pembangunan yang terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam refleksi hari jadi tersebut, Iskandarsyah juga mengajak masyarakat menghargai sejarah dan perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Karimun.

Perjalanan daerah, mulai dari sejarah penyebaran Islam, masa kepemimpinan Raja Abdurrahman pada 1828, hingga perkembangan wilayah pemerintahan, disebut menjadi bagian penting dari identitas dan perjalanan pembangunan Karimun.

Penghargaan turut disampaikan kepada tokoh pembangunan daerah, almarhum H. Muhammad Sani dan Hj. Aisyah Sani, atas kontribusi mereka dalam pembangunan daerah, termasuk tata kelola pemerintahan, sarana kesehatan, dan infrastruktur keagamaan.

“Kita berjalan di atas fondasi yang telah diperjuangkan pendahulu kita. Menghargai sejarah adalah cara kita membangun masa depan yang lebih kokoh,” tutur Bupati Iskandarsyah.

Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, Pemerintah Kabupaten Karimun menaruh perhatian pada tantangan pembangunan manusia, terutama capaian rata-rata lama sekolah yang disebut masih berkisar sembilan tahun.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah mendorong empat program prioritas yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pertama, pendidikan bagi masyarakat di wilayah hinterland atau pulau-pulau terluar melalui program Kejar Paket A, B, dan C. Program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan warga memperoleh pendidikan kesetaraan.

Kedua, keberlanjutan program seragam sekolah gratis. Kebijakan ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak.

Ketiga, penguatan layanan kesehatan melalui jaminan kesehatan bagi masyarakat, program BPJS gratis, modernisasi puskesmas di kecamatan, serta penempatan dokter spesialis di RSUD Tanjung Batu.

Keempat, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendampingan dan penguatan kapasitas usaha. UMKM diharapkan terus berperan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat serta memperluas pemerataan kegiatan ekonomi di daerah.

Melalui program-program tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi keluarga.

Selain menjalankan program prioritas, Iskandarsyah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mendukung keberlanjutan pembangunan.

Semangat “Karimun Bangkit dan Berkembang dalam Harmoni” diharapkan menjadi landasan bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan terus berinovasi. Karimun yang maju, sejahtera, dan berbudaya adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Pada usia ke-27 tahun ini, pembangunan Karimun diharapkan semakin berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemerataan akses pendidikan, penguatan layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi menjadi sejumlah aspek penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (BR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *