Peristiwa

Hujan dan Asap Berpotensi Selimuti Riau, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

×

Hujan dan Asap Berpotensi Selimuti Riau, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ilustrasi kondisi cuaca memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur hampir sebagian besar wilayah Riau. (ED/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur hampir sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Kamis (1/10/2026). Hujan diprakirakan mulai terjadi pada siang hingga sore hari dan masih berlanjut di sejumlah wilayah pada malam hingga dini hari.

Forecaster On Duty BMKG, Anggun R, mengatakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Pada periode tersebut, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi kekaburan udara akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.

“Pada pagi hari kondisi udara di Riau diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Potensi kekaburan udara akibat asap masih ada dan dapat menyebabkan penurunan jarak pandang,” kata Anggun.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan dan berawan. Potensi kekaburan akibat asap masih dapat terjadi, sementara hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di hampir sebagian besar wilayah Riau.

Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis dan Kota Pekanbaru.

Sementara pada dini hari, kondisi udara diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan yang bersifat lokal berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hilir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

“BMKG mengimbau waspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Potensi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru pada siang atau sore serta malam hari,” imbau Anggun.

Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.

Sementara itu, kondisi perairan Riau relatif aman untuk aktivitas pelayaran dari sisi tinggi gelombang. Tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada dalam kategori rendah.

“Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah,” imbuhnya.

Di sisi lain, pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB mencatat terdapat 11 titik panas atau hotspot di Provinsi Riau.

Hotspot tersebut terdeteksi di Kabupaten Siak satu titik, Kuantan Singingi satu titik, Pelalawan satu titik, Indragiri Hulu tujuh titik dan Indragiri Hilir satu titik.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera tercatat sebanyak 3.452 titik. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 2.589 titik, disusul Jambi 360 titik, Lampung 325 titik dan Bangka Belitung 148 titik.

Hotspot lainnya terpantau di Bengkulu enam titik, Sumatera Barat empat titik, Kepulauan Riau empat titik, Sumatera Utara tiga titik dan Aceh dua titik.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca, khususnya pada periode siang hingga sore ketika hujan berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Riau.

“Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan dini juga diminta mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” imbau Anggun. (ED)

Penulis: EdiEditor: Bobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *