Politik

DPRD Pekanbaru Dukung Layanan Puskesmas Hingga Malam, Tekankan Kesiapan Tenaga Medis

17
×

DPRD Pekanbaru Dukung Layanan Puskesmas Hingga Malam, Tekankan Kesiapan Tenaga Medis

Sebarkan artikel ini
DPRD Pekanbaru Dukung Layanan Puskesmas Hingga Malam, Tekankan Kesiapan Tenaga Medis
Teks foto: Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi. (Ed/Harianupdate)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang memperpanjang jam operasional Puskesmas hingga malam hari mulai 2 Januari 2026 mendapat respons positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, menyampaikan dukungan terhadap kebijakan tersebut, namun menegaskan bahwa penambahan jam layanan harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia serta fasilitas kesehatan yang memadai.

“Kami di DPRD, khususnya Komisi III, menyambut baik kebijakan ini. Namun yang terpenting, pelayanan hingga malam hari harus benar-benar didukung oleh tenaga medis yang cukup dan profesional,” kata Sabarudi, Kamis (8/1/2026).

Diketahui, Pemko Pekanbaru telah menerapkan penambahan jam operasional pada 21 Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan. Seluruh Puskesmas tersebut kini melayani masyarakat mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB setiap hari.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kebijakan tersebut menjawab kebutuhan warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan pada malam hari, terutama masyarakat yang memiliki jam kerja panjang.

“Banyak warga tidak sempat berobat pada jam layanan normal. Dengan Puskesmas buka sampai malam, akses pelayanan kesehatan menjadi lebih fleksibel dan merata,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas Puskesmas pada malam hari tanpa rasa khawatir. Menurutnya, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan sistem layanan, tenaga kesehatan, serta mekanisme operasional yang disesuaikan dengan jam kerja tambahan.

“Kami optimistis persiapan sudah dilakukan dengan baik. Masyarakat tidak perlu ragu untuk datang berobat pada malam hari,” katanya.

Meski demikian, Sabarudi menekankan agar kebijakan ini tidak sekadar menambah jam operasional secara administratif, melainkan juga dibarengi dengan peningkatan mutu pelayanan, kecepatan respons tenaga medis, serta ketersediaan obat-obatan dan fasilitas penunjang.

“Jangan hanya jam buka yang diperpanjang, tetapi kualitas pelayanan juga harus meningkat. Evaluasi berkala perlu dilakukan agar manfaat kebijakan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *