Peristiwa

Tanggul 2 Km Dibangun PT BNS, Solusi Nyata Atasi Banjir Rob di Pelangiran

10
×

Tanggul 2 Km Dibangun PT BNS, Solusi Nyata Atasi Banjir Rob di Pelangiran

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Alat berat milik PT BNS saat melakukan pembangunan tanggul mekanik sepanjang ±2.000 meter di Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Inhil. (GM/HUC)

HarianUpdate.com | Inhil – PT BNS yang beroperasi di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), membangun tanggul mekanik sepanjang kurang lebih 2.000 meter sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi banjir rob.

Pembangunan tanggul tersebut dilakukan di wilayah Parit Tenaga Muda dan Parit Sabar Menunggu, Desa Rotan Semelur. Tanggul dibangun menggunakan alat berat yang diturunkan langsung oleh perusahaan guna menahan masuknya air pasang ke area perkebunan warga.

Pimpinan PT BNS, ACE Afrijal, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pembangunan tanggul ini kami lakukan sebagai upaya membantu masyarakat, khususnya dalam mengurangi dampak banjir rob yang selama ini sering merendam kebun warga,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu karena selama ini air pasang kerap merusak kebun yang menjadi sumber penghidupan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya tanggul ini. Air pasang yang biasanya masuk ke kebun sekarang bisa tertahan,” ujar salah seorang warga.

Ucapan terima kasih juga disampaikan masyarakat Desa Rotan Semelur atas perhatian yang diberikan oleh pihak perusahaan.

“Kami berterima kasih kepada PT BNS atas bantuan ini. Sangat bermanfaat bagi kami, khususnya yang memiliki kebun di sekitar tanggul,” tambah warga lainnya.

Hal senada disampaikan oleh Ali, tokoh masyarakat setempat, yang menilai pembangunan tanggul tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PT BNS. Ini bentuk perhatian kepada masyarakat, khususnya di Desa Rotan Semelur,” ungkapnya.

Dengan adanya tanggul mekanik tersebut, diharapkan dampak banjir rob dapat diminimalisir sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan baik. (GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *