Daerah

Sinergi Daerah Kembangkan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkalis

11
×

Sinergi Daerah Kembangkan Kampung Nelayan Merah Putih di Bengkalis

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Jajaran Dinas Perikanan Bengkalis dan Rokan Hilir bersama pemerintah desa meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, ditetapkan sebagai satu-satunya lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Riau. Pemerintah daerah terus melakukan langkah konkret untuk memastikan kesiapan pengembangan kawasan tersebut sebagai bagian dari program strategis nasional sektor perikanan.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan lapangan yang dilakukan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis bersama Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir pada Rabu (29/4/2026). Peninjauan difokuskan pada progres pembangunan infrastruktur dasar serta potensi ekonomi berbasis perikanan di kawasan tersebut.

Dalam kegiatan itu, jajaran pemerintah daerah juga melakukan dialog bersama pemangku kepentingan dan masyarakat setempat guna membahas kesiapan pembangunan fisik, penguatan tata kelola, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program.

Perwakilan Dinas Perikanan Bengkalis, Sopian, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek pembangunan berjalan selaras.

“Peninjauan ini bukan hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kesiapan tata kelola, potensi yang dimiliki, serta dukungan masyarakat agar seluruhnya bergerak dalam satu arah pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Pambang Pesisir melalui Sekretaris Desa, Desi Rizal, menegaskan komitmen pihak desa dalam mendukung penuh program tersebut.

“Kami siap berkolaborasi. Dukungan masyarakat dari tiga dusun menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah ini,” kata Desi Rizal, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai, potensi sektor perikanan di Pambang Pesisir merupakan modal strategis yang dapat memberikan dampak ekonomi signifikan apabila dikelola secara terarah dan berkelanjutan melalui sinergi berbagai pihak.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat setempat, yang menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pembangunan berbasis partisipasi.

Pemerintah daerah berharap, pengembangan Pambang Pesisir dapat menjadi model kawasan pesisir terpadu yang produktif dan mandiri, sekaligus mendukung implementasi program nasional di sektor perikanan. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *