Daerah

Ketua DPD PW MOI Bengkalis Soroti Realisasi Dana Bermasa di Desa Meskom

5
×

Ketua DPD PW MOI Bengkalis Soroti Realisasi Dana Bermasa di Desa Meskom

Sebarkan artikel ini
Teks foto : Kondisi salah satu rumah warga desa meskom yang menerima bantuan Dana Bermasa pada tahun 2024 - 2025. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Bengkalis – Realisasi Program Bermasa tahun 2024 dan 2025 di Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, menjadi perhatian sejumlah pihak. Ketua DPD Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Kabupaten Bengkalis mempertanyakan sejumlah program yang disebut belum terealisasi, khususnya bantuan rehabilitasi rumah layak huni bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Kepala Desa Meskom, Susi, menjelaskan bahwa pemerintah desa saat ini masih menyelesaikan sejumlah program yang telah direncanakan pada periode sebelumnya.

“Kami masih mengerjakan program-program yang lama. Banyak kegiatan yang merupakan kelanjutan dari perencanaan sebelumnya,” ujar Susi saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat anggaran Program Bermasa tahun 2025 yang belum terealisasi seluruhnya. Ia menyebut nilai anggaran yang belum dibayarkan mencapai sekitar Rp200 juta lebih.

Susi mengatakan keterbatasan anggaran tersebut turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah program pembangunan desa, termasuk bantuan rehabilitasi rumah layak huni yang membutuhkan biaya cukup besar.

“Untuk program rehabilitasi rumah layak huni tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.

Ia juga membenarkan bahwa salah satu penerima bantuan atas nama Muhammad Afiz telah masuk dalam Surat Keputusan (SK) penerima manfaat sejak tahun 2024. Menurutnya, selain nama tersebut terdapat total 11 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan pada saat itu.

Sementara itu, sejumlah warga Desa Meskom mengaku berharap program bantuan yang telah ditetapkan melalui SK dapat segera direalisasikan.

“Kami berharap bantuan yang sudah dijanjikan dapat segera terlaksana karena masyarakat sangat membutuhkan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian masyarakat membandingkan pelaksanaan Program Bermasa di Desa Meskom dengan sejumlah desa lain yang telah merealisasikan bantuan rehabilitasi rumah meskipun masih terdapat kekurangan pembayaran anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Pj Kepala Desa Meskom menjelaskan bahwa Program Bermasa tahun 2026 telah mengalami perubahan mekanisme dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2026, program Bermasa sudah berbeda dan terdapat beberapa perubahan dalam pelaksanaannya,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari instansi terkait mengenai status pencairan anggaran Program Bermasa tahun 2024 dan 2025 di Desa Meskom.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik. (ZA)

Penulis: Zulazmi Editor: Bobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *