Daerah

Masjid Ramah Pemudik, Bengkalis Raih Penghargaan Kemenag RI

16
×

Masjid Ramah Pemudik, Bengkalis Raih Penghargaan Kemenag RI

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Bupati Bengkalis, Kasmarni, menerima piagam penghargaan Program Masjid Ramah Pemudik dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. (ZA/HUC)

HarianUpdate.com | Kuansing – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui Program Masjid Ramah Pemudik mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Bupati Bengkalis Kasmarni menerima piagam penghargaan langsung dari Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, pada rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyerahan piagam dilakukan usai pelaksanaan Pawai Perahu Hias di Sungai Narosa dan disaksikan para kepala daerah se-Provinsi Riau serta tamu undangan.

Selain Kabupaten Bengkalis, penghargaan serupa juga diberikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam mendukung optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat pelayanan masyarakat, khususnya bagi para pemudik.

Program Masjid Ramah Pemudik merupakan inisiatif Kementerian Agama RI yang bertujuan memperluas fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik dengan menyediakan fasilitas sanitasi, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menyampaikan optimismenya terhadap prestasi Provinsi Riau dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran.

“Insya Allah, Riau tidak akan kalah dengan provinsi lain di kancah internasional dalam perhelatan MTQ. Secara historis, Provinsi Riau selalu diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebanyak 5.686 masjid di seluruh Indonesia telah dilibatkan dalam Program Masjid Ramah Pemudik dan difungsikan sebagai posko pelayanan selama musim mudik.

“Masyarakat sangat bangga karena masjid dijadikan posko pelayanan. Masjid dibuka selama 24 jam untuk melayani para pemudik,” katanya.

Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat peran masjid, bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga pusat pelayanan, persaudaraan, dan kemaslahatan masyarakat,” ujar Kasmarni.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung berbagai program keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *