Daerah

Perahu Begandong Bengkalis Curi Perhatian Ribuan Penonton di MTQ Riau

17
×

Perahu Begandong Bengkalis Curi Perhatian Ribuan Penonton di MTQ Riau

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Menteri Agama, Nasaruddin Umar, bersama Bupati Bengkalis, Kasmarni saat berada di atas Perahu Begandong Kabupaten Bengkalis dalam rangka MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026). ZA/HUC

HarianUpdate.com | Kuansing – Kabupaten Bengkalis sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung pada Pawai Perahu Hias yang menjadi salah satu rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026). Mengusung Perahu Begandong bertema Datuk Laksamana Raja di Laut, Bengkalis menghadirkan perpaduan syiar Islam, budaya Melayu, dan kejayaan maritim yang memukau di sepanjang Sungai Narosa.

Penampilan Perahu Begandong disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, bersama istri, Dr. Hj. Helmi Halimatul Udhmah, Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, serta Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby dari tribun utama (gulang-gulang).

Perahu hias Bengkalis mengusung konsep sampan kebesaran Datuk Laksamana Raja di Laut sebagai simbol kejayaan sejarah maritim Melayu Negeri Junjungan. Berbagai ornamen khas Melayu dipadukan dengan kubah dan tulisan “Mengarungi Samudera Qurani”, yang menggambarkan perjalanan masyarakat Melayu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Keunikan desain perahu semakin lengkap dengan busana adat yang dikenakan seluruh peserta, mulai dari tanjak, pakaian kebesaran Melayu hingga atribut Datuk Laksamana. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati tepian Sungai Kuantan.

Bupati Bengkalis Kasmarni mengatakan, keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam pawai tersebut tidak sekadar untuk memeriahkan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan sejarah dan budaya Melayu kepada masyarakat luas.

“Melalui Perahu Begandong ini, kita ingin mengangkat kembali kebesaran sejarah Datuk Laksamana Raja di Laut sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Bengkalis. Semoga nilai-nilai Al-Qur’an dan budaya Melayu terus terjaga serta diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Kasmarni.

Menurutnya, budaya Melayu dan nilai-nilai Islam merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat Bengkalis. Karena itu, momentum MTQ dimanfaatkan sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan identitas daerah kepada masyarakat Riau.

Pawai Perahu Hias yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau menjadi salah satu agenda yang paling dinanti dalam rangkaian MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau. Penampilan Kabupaten Bengkalis pun menuai apresiasi karena dinilai mampu memadukan syiar Islam dengan kekayaan budaya serta sejarah maritim Melayu secara harmonis.

Turut mendampingi rombongan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis, Hj. Siti Aisyah. (ZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *