HarianUpdate.com | Bengkalis – Ribuan pecinta Vespa dan scooter dari berbagai daerah memadati Kabupaten Bengkalis dalam ajang Gebyar Scooter Lancang Kuning (GSLK) XVI Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Sabtu (11/7/2026) malam. Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas, kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pariwisata, serta perputaran ekonomi masyarakat.
Pembukaan GSLK XVI dilakukan oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahruddin.
Ketua Panitia GSLK XVI, Zulfan, ST, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sponsor, donatur, komunitas scooter se-Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bengkalis Event Organizer (BEO), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan sponsor, donatur, komunitas scooter se-Provinsi Riau, serta kerja sama semua pihak. Tanpa kebersamaan ini, kegiatan sebesar GSLK XVI tidak akan berjalan dengan sukses,” ujar Zulfan.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan GSLK XVI tidak menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, kegiatan tersebut sepenuhnya terlaksana berkat semangat gotong royong, dukungan sponsor, dan partisipasi komunitas.
Zulfan juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, Bupati Bengkalis periode sebelumnya H. Amril Mukminin, Wakil Bupati Bagus Santoso, Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Bengkalis Event Organizer (BEO), Forkopimda, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, OPD terkait, para donatur, serta seluruh komunitas scooter yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
Menurutnya, berdasarkan sistem rotasi komunitas scooter tingkat Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis diperkirakan kembali menjadi tuan rumah Gebyar Scooter Lancang Kuning pada tahun 2038.
Selain itu, komunitas scooter juga memiliki agenda nasional dan regional lainnya, seperti Kumpul Bareng Scooter Se-Sumatera (KBSS). Zulfan menambahkan, perkembangan komunitas Vespa Indonesia juga semakin dikenal di tingkat internasional sejak Indonesia menjadi tuan rumah World Vespa Days 2023 di Bali.
“GSLK bukan sekadar agenda komunitas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi daerah, mulai dari tumbuhnya UMKM, meningkatnya kunjungan wisatawan, hingga bergeraknya roda perekonomian masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Scooter se-Provinsi Riau mengatakan GSLK merupakan implementasi semangat “Satu Vespa Sejuta Saudara” yang selama ini menjadi filosofi komunitas scooter di Indonesia.
Menurutnya, komunitas Vespa tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga mampu membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan pengembangan UMKM.
Mewakili Bupati Bengkalis, Syahruddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya GSLK XVI yang dinilai mampu memperkuat persaudaraan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk dari Malaysia.
“Kehadiran ribuan scooterist merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Bengkalis. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi media untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya Melayu, kuliner khas, serta keramahan masyarakat Negeri Junjungan kepada para tamu yang hadir,” ujar Syahruddin.
Ia juga mengajak seluruh peserta menikmati berbagai destinasi wisata di Bengkalis, mencicipi durian yang sedang memasuki musim panen, serta memanfaatkan layanan administrasi kependudukan yang disediakan pemerintah selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk pelayanan publik kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Syahruddin secara resmi membuka Gebyar Scooter Lancang Kuning XVI Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Gebyar Scooter Lancang Kuning XVI Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Melalui penyelenggaraan GSLK XVI, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap kegiatan komunitas dapat terus berkembang menjadi agenda wisata yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat sektor UMKM, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (ZA)











