Daerah

Bupati dan Wabup Lahat Resmikan Layanan Cuci Darah Baru di RSUD Lahat

7
×

Bupati dan Wabup Lahat Resmikan Layanan Cuci Darah Baru di RSUD Lahat

Sebarkan artikel ini
Bupati dan Wabup Lahat Resmikan Layanan Cuci Darah Baru di RSUD Lahat
Teks foto: Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi didampingi Wakil Bupati Widia Ningsih meresmikan pengembangan layanan dialisis atau cuci darah di RSUD Lahat, Senin (11/5/2026). HR/HUC

HarianUpdate.com | Lahat – Pemerintah Kabupaten Lahat terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peresmian pengembangan layanan dialisis atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, Senin (11/5/2026).

Peresmian layanan hemodialisa itu dilakukan langsung oleh Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi bersama Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih SH MH di Ruang Rapat Lantai 3 RSUD Lahat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Lahat beserta anggota, Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Plt Direktur RSUD Lahat dr. Dina Ekawati, Sp.PA, tenaga medis, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi menegaskan bahwa layanan cuci darah merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan penanganan rutin.

“Pelayanan ini sangat penting sekali. Ke depan mungkin jumlah mesin akan kita tambah lagi agar pelayanan lebih efektif, karena masih banyak pasien yang harus antre,” ujar Bursah.

Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

“SDM harus terus dilatih. Pelayanan kesehatan ini membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen bersama demi masyarakat Kabupaten Lahat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengapresiasi pengembangan layanan dialisis di RSUD Lahat. Ia berharap kehadiran fasilitas baru tersebut mampu mengurangi antrean pasien yang selama ini cukup panjang.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi layanan ini. Setelah pengembangan ini, diharapkan lebih banyak pasien dapat tertampung sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan cuci darah bisa terlayani dengan baik,” kata Widia.

Di kesempatan yang sama, Plt Direktur RSUD Lahat dr. Dina Ekawati, Sp.PA menjelaskan bahwa proses pengembangan layanan dialisis membutuhkan waktu yang cukup panjang, mulai dari pengurusan izin hingga validasi alat dan tenaga medis.

“Banyak tahapan dan proses yang harus dilalui, mulai dari izin lingkungan, pengajuan ke Kementerian Kesehatan, hingga validasi alat dan SDM. Alhamdulillah akhirnya layanan ini resmi berjalan dan siap membantu masyarakat,” jelas Dina.

Ia menambahkan, sebelumnya keterbatasan mesin dialisis membuat sebagian pasien gagal ginjal harus dirujuk ke luar daerah atau menunggu antrean cukup lama untuk mendapatkan layanan hemodialisa.

Dengan penambahan fasilitas tersebut, RSUD Lahat optimistis pelayanan pasien gagal ginjal dapat lebih maksimal dan masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses layanan cuci darah di daerah sendiri.

Pemerintah Kabupaten Lahat juga menargetkan seluruh warga yang membutuhkan layanan hemodialisa dapat terlayani tanpa harus keluar kota maupun menunggu terlalu lama. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *