Daerah

Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, SLB se-Jombang Ikuti Jambore

4
×

Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, SLB se-Jombang Ikuti Jambore

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, SLB se-Jombang Ikuti Jambore
Teks foto: Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti simulasi kesiapsiagaan bencana dalam kegiatan Jambore Anak Berkebutuhan Khusus di Taman Kebon Ratu, Jombang. (NN/HUC

HarianUpdate.com | Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar kegiatan Jambore Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang diikuti perwakilan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Kebon Ratu, Jombang, dengan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Jombang, Wakil Ketua DPRD Jombang yang akrab disapa Gus Sentot, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan edukasi kebencanaan yang inklusif.

Jambore tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan kapasitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus dalam menghadapi potensi bencana. Melalui berbagai kegiatan interaktif, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah dasar kesiapsiagaan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari simulasi evakuasi, permainan edukatif, hingga aktivitas kebersamaan yang bertujuan meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian.

Wakil Bupati Jombang dalam sambutannya menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kesiapsiagaan bencana harus dimiliki oleh semua, tanpa terkecuali. Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jombang, Gus Sentot, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya membangun kesadaran kolektif sejak dini.

“Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menanamkan pentingnya kesiapsiagaan bencana kepada seluruh masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” katanya.

Melalui jambore ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga pengetahuan yang dapat diterapkan dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang ramah, inklusif, dan bermanfaat bagi semua kalangan. (NN)

Penulis: NaynieEditor: Bobi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *