HarianUpdate.com | Simeulue – Bupati Simeulue Mohamad Nasrun Mikaris resmi menutup kegiatan Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Prapora) Cabang Olahraga Pencak Silat Wilayah II yang berlangsung di Kabupaten Simeulue, Rabu malam (20/5/2026).
Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol berakhirnya secara resmi event olahraga tersebut.
“Alhamdulillah, event Prapora Pencak Silat Wilayah II telah selesai dan sukses dilaksanakan. Nanti kita akan bertemu kembali di event Pekan Olahraga Aceh atau PORA XV,” ujar Bupati Simeulue Mohamad Nasrun Mikaris.
Acara penutupan sekaligus penyerahan medali turut dihadiri Ketua Binpres IPSI Aceh Mansursyah, Sekjen KONI Simeulue Herlis Dianto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simeulue Salmarita, panitia pelaksana, serta sejumlah tamu dari Provinsi Aceh.
Dalam sambutannya, Bupati Nasrun Mikaris menyampaikan bahwa suksesnya penyelenggaraan Prapora Pencak Silat Wilayah II tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, KONI, IPSI, panitia pelaksana, serta dukungan masyarakat Simeulue.
Menurutnya, Kabupaten Simeulue telah membuktikan kemampuannya sebagai tuan rumah berbagai event olahraga tingkat provinsi, mulai dari Prapora cabang olahraga dayung, karate, hingga pencak silat.
“Ini menjadi barometer bahwa Kabupaten Simeulue mampu dan siap menjadi tuan rumah event-event olahraga, tidak hanya Prapora tetapi juga event bergengsi seperti PORA,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Aceh dapat memberikan kepercayaan lebih besar kepada Kabupaten Simeulue untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga di masa mendatang.
“Kita berharap Pemerintah Aceh akan lebih banyak lagi menetapkan Kabupaten Simeulue sebagai tuan rumah Prapora bahkan event PORA,” tambahnya.
Event Prapora Pencak Silat Wilayah II berlangsung selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Mei 2026, dan diikuti tujuh kontingen IPSI dari berbagai daerah di Aceh, yakni Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Aceh Barat Daya, dan Kabupaten Simeulue sebagai tuan rumah.
Berdasarkan hasil pertandingan, Kontingen IPSI Kabupaten Aceh Barat keluar sebagai peraih medali emas terbanyak dengan raihan delapan emas, dua perak, dan dua perunggu.
Sementara tuan rumah Kabupaten Simeulue berhasil meraih enam medali emas, lima perak, dan tujuh perunggu.
Kontingen Aceh Selatan memperoleh empat emas dan tujuh perunggu, Kota Subulussalam meraih dua emas, empat perak, dan tiga perunggu, sedangkan Aceh Barat Daya memperoleh satu emas, empat perak, dan empat perunggu.
Untuk Aceh Singkil berhasil mengumpulkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Sementara Nagan Raya memperoleh dua perak dan tiga perunggu.
Seluruh hasil perolehan medali tersebut menjadi tiket bagi masing-masing daerah untuk melaju ke ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV yang akan digelar di Kabupaten Aceh Jaya.
Ketua Panitia Pelaksana Prapora Cabang Olahraga Pencak Silat Kabupaten Simeulue, M. Isa Arsalam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue, Pemerintah Aceh, KONI, IPSI, dan masyarakat yang telah mendukung serta menyukseskan event Prapora Cabang Pencak Silat Wilayah II ini,” pungkas M. Isa Arsalam. (HD)











