Hukrim

FGD Polsek Tembilahan Hulu Bahas Narkoba, Keamanan, dan Peran Masyarakat

10
×

FGD Polsek Tembilahan Hulu Bahas Narkoba, Keamanan, dan Peran Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Anra Nosa saat memimpin kegiatan FGD bersama unsur pemerintah dan tokoh masyarakat di Aula Mapolsek Tembilahan Hulu. (GM/HUC)

HarianUpdate.com | Inhil – Polsek Tembilahan Hulu menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanganan narkoba dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mapolsek Tembilahan Hulu, Jalan Provinsi, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu tersebut dihadiri Camat Tembilahan Hulu Denny Satriyanto, S.Sos., Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H., perwakilan Koramil 01 Tembilahan Hulu Peltu Jaharzam, Ketua MUI Tembilahan Hulu Ustadz Tarmizi Ahmad, S.Ag., perwakilan LAMR, para lurah dan kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolsek Tembilahan Hulu menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menghadapi permasalahan narkotika.

“Perang melawan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Kita harus bersatu untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar AKP Anra Nosa.

Selain itu, Kapolsek juga menyoroti persoalan tindak kriminalitas, khususnya pencurian, serta mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan hukum dalam setiap penyelesaian masalah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM), Kapolsek menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas serta menertibkan praktik pelangsiran ilegal.

“Kami tidak akan mentolerir aktivitas yang merugikan masyarakat, termasuk praktik pelangsiran BBM yang tidak sesuai aturan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Pastikan kebenaran informasi sebelum disebarkan, serta jaga netralitas, terutama terkait isu politik dan SARA,” ujarnya.

Kegiatan FGD ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Tembilahan Hulu. (GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *