Pendidikan

Polsek Concong Tanamkan Kesadaran Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

9
×

Polsek Concong Tanamkan Kesadaran Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Kapolsek Concong IPTU Anton Hilman, foto bersama usai memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar SMAN I Concong di aula sekolah. (GM/HUC)

HarianUpdate.com | Inhil – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Polsek Concong menggelar sosialisasi bahaya narkotika di Aula SMAN I Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Concong IPTU Anton Hilman, S.H., M.H., dan dihadiri Kepala Sekolah SMAN I Concong Lili, S.Pd., jajaran personel Polsek, majelis guru, serta para pelajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Ps. Kasium Polsek Concong AIPDA Indra Kamal, Ps. Kanit Intelkam AIPDA Heru Dirgantara, Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru BRIPKA Yuri Alpajri, Bhabinkamtibmas Desa Panglima Raja BRIPKA Joko Priyono, serta Banit Samapta BRIPDA Willy Sabaran Aritonang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan sambutan kepala sekolah, kemudian pemaparan materi oleh Kapolsek Concong.

Dalam penyampaiannya, IPTU Anton Hilman menegaskan pentingnya pemahaman bahaya narkoba sejak usia pelajar.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak buruk narkoba, baik bagi kesehatan fisik maupun mental,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa selain berdampak pada kesehatan, penyalahgunaan narkotika memiliki konsekuensi hukum yang serius.

“Para pelajar harus memahami bahwa penggunaan maupun peredaran narkotika memiliki sanksi pidana yang tegas sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Kapolsek mengajak seluruh pelajar untuk membentengi diri dari pengaruh lingkungan negatif serta menjaga masa depan mereka.

“Kami berharap pelajar mampu menjadi garda terdepan dalam menolak narkoba, serta tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran dan ketahanan diri pelajar.

“Sosialisasi ini bukan sekadar penyampaian informasi, tetapi upaya membentuk kesadaran agar pelajar benar-benar menjauhi narkoba,” pungkasnya. (GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *