Daerah

Gunung Selasih dan Gunung Medan Isi Slot ke-14 dan ke-15, Satu Tiket DCL 2026 Ditentukan di Zona 7

×

Gunung Selasih dan Gunung Medan Isi Slot ke-14 dan ke-15, Satu Tiket DCL 2026 Ditentukan di Zona 7

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Satu tiket terakhir akan diperebutkan Bonjol dan Kurnia Koto Salak di Zona 7. (BR/HUC)

HarianUpdate.com | Dharmasraya — Persaingan babak penyisihan Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 semakin mendekati garis akhir. Hasil pertandingan Sabtu (25/7/2026) memastikan dua tim kembali mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Gunung Selasih dan Gunung Medan resmi mengisi slot ke-14 dan ke-15. Dengan demikian, hanya tersisa satu tiket yang akan ditentukan melalui pertandingan terakhir Zona 7, Minggu (26/7/2026).

Hingga berakhirnya pertandingan Sabtu, 15 dari 16 peserta babak gugur telah dipastikan. Seluruh zona telah menuntaskan persaingan perebutan tiket lolos, kecuali Zona 7 yang masih menyisakan satu pertandingan penentuan antara Kurnia Koto Salak dan Koto Gadang.

Zona 1: Gunung Selasih Pastikan Tiket

Gunung Selasih menjadi tim pertama yang memastikan tiket pada Sabtu setelah menang telak 4-0 atas Lubuk Karak.

Tambahan tiga poin mengantarkan Gunung Selasih finis sebagai runner-up dengan koleksi sembilan poin, mendampingi Koto Nan IV Dibawah yang lebih dahulu memastikan diri sebagai juara zona.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri peluang Silago yang telah menyelesaikan seluruh pertandingan dengan tujuh poin.

Sementara laga Sungai Kambut kontra Banai pada Minggu tidak lagi memengaruhi perebutan tiket 16 besar dan hanya menentukan posisi akhir klasemen.

Zona 2: Gunung Medan Singkirkan Sikabau

Zona 2 yang sejak awal menjadi salah satu grup paling ketat akhirnya menuntaskan persaingan.

Gunung Medan berhasil mengalahkan Tebing Tinggi dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut membuat mereka menyamai koleksi 10 poin milik Siguntur dan Sikabau.

Namun, regulasi head-to-head menjadi penentu. Berdasarkan klasemen mini, Siguntur keluar sebagai juara zona, sementara Gunung Medan menempati posisi kedua.

Sikabau harus mengubur ambisi lolos meski memiliki jumlah poin yang sama. Selisih gol keseluruhan yang lebih baik tidak cukup untuk mengubah posisi karena penentuan dilakukan berdasarkan regulasi head-to-head.

Zona 3: Tabek FC dan Timpeh Lolos

Persaingan tiket di Zona 3 telah berakhir sejak pekan sebelumnya. Tabek FC dan Timpeh telah memastikan tempat di babak 16 besar.

Hasil imbang 1-1 antara Ranah Palabi dan Sungai Duo hanya memengaruhi posisi tim di papan tengah.

Sementara pertandingan terakhir Tabek FC menghadapi Panyubarangan tidak lagi menentukan komposisi dua tim yang lolos.

Zona 4: Sungai Langkok dan Sipangkur Tetap Melaju

Kemenangan Koto Beringin 2-0 atas Muaro Sopan tidak mengubah komposisi dua besar Zona 4.

Sungai Langkok dan Sipangkur tetap menjadi dua wakil zona tersebut di babak 16 besar.

Pertandingan Padang Laweh melawan Sopan Jaya hanya akan menentukan posisi akhir klasemen serta upaya menghindari posisi juru kunci.

Zona 5: Koto Padang dan Tiumang Amankan Tiket

Padukuan FC menutup fase grup dengan kemenangan 4-2 atas Koto Salak dan mengoleksi 13 poin.

Namun, tambahan tiga poin tersebut belum mampu menggeser Koto Padang dan Tiumang yang telah mengumpulkan masing-masing 14 poin.

Kedua tim tersebut dipastikan menjadi wakil Zona 5 di fase gugur. Laga Ampalu menghadapi Pulau Mainan hanya menjadi pertandingan penutup fase grup.

Zona 6: Koto Baru Sempurna

Koto Baru tampil sempurna di Zona 6. Kemenangan telak 5-0 atas Koto Laweh menjadi kemenangan kelima dari lima pertandingan.

Catatan tersebut mengantarkan Koto Baru sebagai juara zona dengan raihan sempurna.

Sialang Gaung telah lebih dahulu mengunci posisi runner-up. Pertandingan Ampang Kuranji kontra Koto Tinggi tidak lagi memengaruhi perebutan tiket menuju babak 16 besar.

Zona 7: Satu Tiket, Bonjol Menunggu KKS

Zona 7 menjadi satu-satunya grup yang masih menyimpan teka-teki.

Kurnia Selatan telah memastikan diri sebagai juara zona sejak pekan keenam. Kini, satu tiket tersisa diperebutkan Bonjol dan Kurnia Koto Salak (KKS).

Bonjol berada di posisi kedua dengan delapan poin dan telah menyelesaikan seluruh pertandingan. Mereka kini hanya dapat menunggu hasil laga terakhir.

Sementara KKS berada dalam posisi yang harus menentukan nasibnya sendiri saat menghadapi Koto Gadang pada Minggu.

KKS wajib menang. Tambahan tiga poin akan membuat mereka mengoleksi sembilan poin sekaligus menggeser Bonjol dan merebut tiket terakhir babak 16 besar.

Sebaliknya, jika KKS hanya bermain imbang atau kalah, Bonjol dipastikan menjadi tim ke-16 yang lolos.

Dengan demikian, seluruh tekanan berada di kubu KKS, sedangkan Bonjol hanya bisa menunggu hasil pertandingan penentuan tersebut.

Zona 8: Alahan Nan Tigo Juara

Alahan Nan Tigo memastikan diri sebagai juara Zona 8 setelah mengalahkan Sungai Limau 1-0.

Sungai Rumbai telah lebih dahulu mengamankan posisi runner-up sehingga dua wakil Zona 8 resmi melangkah ke babak 16 besar.

Pertandingan terakhir menghadapi Sungai Rumbai Timur tidak lagi memengaruhi perebutan tiket dan hanya menentukan posisi akhir klasemen.

Menunggu Satu Nama Terakhir

Hingga Sabtu malam, 15 tim telah memastikan tiket ke babak 16 besar DCL 2026. Mereka adalah Koto Nan IV Dibawah, Gunung Selasih, Siguntur FC, Gunung Medan, Tabek FC, Timpeh, Sungai Langkok, Sipangkur, Koto Padang, Tiumang, Koto Baru, Sialang Gaung, Kurnia Selatan, Alahan Nan Tigo, dan Sungai Rumbai.

Kini hanya satu pertandingan yang tersisa untuk melengkapi daftar 16 tim terbaik.

Laga Kurnia Koto Salak kontra Koto Gadang pada Minggu (26/7/2026) akan menjadi penentu. KKS membutuhkan kemenangan untuk mengamankan tiket terakhir, sementara Bonjol hanya perlu menunggu jika rivalnya gagal meraih tiga poin.

Satu pertandingan akan menentukan satu tiket terakhir menuju fase gugur DCL 2026. (BR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *