Daerah

Semarak HUT ke-81 RI di Dharmasraya, Ponpes Al-Madinatul Munawaroh Sabet Juara I

×

Semarak HUT ke-81 RI di Dharmasraya, Ponpes Al-Madinatul Munawaroh Sabet Juara I

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Sekda Dharmasraya Medison membuka Lomba Marawis dan Hadroh Antar-Pondok Pesantren se-Kabupaten Dharmasraya. (BR/HUC)

HarianUpdate.com | Dharmasraya — Suasana semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Lomba Marawis dan Hadroh Antar-Pondok Pesantren se-Kabupaten Dharmasraya di Auditorium Dharmasraya, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para santri untuk menampilkan kreativitas seni bernuansa Islami sekaligus mempererat silaturahmi antarpesantren.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya Medison, S.Sos., M.Si.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri para asisten, Camat Pulau Punjung Erick Harja, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, ratusan santri, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Medison mengatakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengapresiasi pelaksanaan lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang positif bagi para santri untuk mengembangkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.

“Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, dan karakter generasi muda,” ujar Medison.

Ia menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga berakhlak, disiplin, serta memiliki semangat persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Semangat kebersamaan dan kreativitas seperti ini harus terus kita tumbuhkan. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu membangun karakter generasi muda dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kepala Bagian Kesra Setda Dharmasraya, Natra Hendri, SKM., menjelaskan lomba tersebut diikuti pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Dharmasraya.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut dirancang sebagai ajang kreativitas sekaligus sarana mempererat hubungan antarsantri dan antarpesantren.

“Lomba marawis dan hadroh ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas dan kemampuan seni para santri, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarpesantren,” ujar Natra.

Para peserta tampil secara berkelompok dengan membawakan pertunjukan marawis dan hadroh. Penampilan mereka dinilai berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kualitas vokal dan irama, kekompakan, keserasian penampilan, kerapian, serta penghayatan.

Natra mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan sportivitas dan semangat kebersamaan.

“Harapan kita, kegiatan ini tidak berhenti sebagai perlombaan, tetapi juga mampu mendorong para santri untuk terus berkreasi, menjalin silaturahmi, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan daerah,” katanya.

Setelah melalui rangkaian penampilan dan penilaian, Ponpes Salafiyah Al-Madinatul Munawaroh berhasil meraih Juara I.

Posisi Juara II diraih Ponpes Ulul Albab, sedangkan Juara III diraih Ponpes Pembangunan.

Sementara itu, Ponpes Nurul Iman meraih Harapan I, Ponpes Hidayatul Qur’an sebagai Harapan II, Ponpes Darussalam Harapan III, dan Ponpes Nurul Izzah sebagai Harapan IV.

Rangkaian perlombaan berlangsung meriah. Para peserta tampil dengan penuh semangat, sementara masyarakat dan keluarga santri turut memberikan dukungan dari tempat kegiatan.

Kemeriahan tersebut sekaligus memperlihatkan antusiasme para santri dalam mengisi momentum peringatan kemerdekaan melalui kegiatan positif yang memadukan seni, kreativitas, nilai keagamaan, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui pembinaan generasi muda yang kreatif, berkarakter, religius, dan memiliki semangat persatuan. (BR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *