Daerah

Dua BUMD Dinilai Stagnan, Pemko Pekanbaru Siapkan Strategi Perbaikan

6
×

Dua BUMD Dinilai Stagnan, Pemko Pekanbaru Siapkan Strategi Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Dua BUMD Dinilai Stagnan, Pemko Pekanbaru Siapkan Strategi Perbaikan
Teks foto: Pj Sekda Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyampaikan evaluasi dan arah kebijakan peningkatan kinerja BUMD pada tahun 2026, Senin (26/1/2026). Ed/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi pada tahun 2026.

Ia menilai, keberadaan BUMD seharusnya mampu memberikan dampak nyata terhadap pendapatan dan pelayanan daerah. Namun, berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, masih terdapat BUMD yang menunjukkan kinerja belum optimal.

Menurut Ingot, dua BUMD tercatat mengalami kondisi stagnan sepanjang tahun 2025, yakni PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) dan Perumda Tirta Siak Pekanbaru.

“SPP ini kinerjanya cenderung stagnan karena terjadi perubahan pada bisnis inti perusahaan,” ujar Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, SPP tidak lagi menjalankan pengelolaan layanan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP). Sebagai gantinya, pada tahun ini SPP mulai mengembangkan lini usaha baru dengan mengelola kawasan kuliner Taman Labuai City Walk.

“Kami sudah menandatangani perjanjian sewa dengan SPP. Nantinya, mereka akan mengelola kawasan kuliner tersebut untuk dua tahun ke depan,” jelasnya.

Pengelolaan pusat kuliner tersebut diharapkan mampu menopang kondisi keuangan BUMD milik Pemko Pekanbaru. Selain itu, SPP juga tengah melakukan percepatan pengurusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Kawasan Industri Tenayan (KIT) sebagai bagian dari pengembangan usaha jangka panjang.

Sementara itu, Ingot juga mengakui kondisi Perumda Tirta Siak Pekanbaru masih belum sepenuhnya sehat. Meski demikian, Pemerintah Kota Pekanbaru mengklaim telah menyiapkan langkah strategis untuk membenahi perusahaan daerah yang bergerak di sektor air minum tersebut.

“Kami sudah memiliki formulasi untuk perbaikan Perumda Tirta Siak di tahun 2026,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ingot menyebut BUMD yang saat ini menunjukkan kinerja cukup baik adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru. Meski demikian, proses seleksi direktur baru BPR masih berlangsung.

Ia berharap, pimpinan baru nantinya mampu membawa BPR Pekanbaru bertransformasi menjadi bank syariah, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *