Nasional

Perkuat Pembinaan Prajurit, Pangdam XIX/TT Resmikan Padepokan PSM

14
×

Perkuat Pembinaan Prajurit, Pangdam XIX/TT Resmikan Padepokan PSM

Sebarkan artikel ini
Perkuat Pembinaan Prajurit, Pangdam XIX/TT Resmikan Padepokan PSM
Teks foto: Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, foto Bersama usai meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT di Lapangan Pancasila, Pekanbaru, Jumat (30/1/2026). Ed/HUC

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer (PSM) Kodam XIX/TT sekaligus menutup kegiatan Latihan Kader dan Keterampilan (Latkadertih) Pencak Silat Militer tersebar Kodam XIX/TT Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Pancasila, Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (30/1/2026) sore.

Acara yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB berlangsung khidmat dan tertib. Sejumlah pejabat utama TNI Angkatan Darat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Kasdam XIX/TT Brigjen TNI Rudi Hermawan, Kapok Sahli Kodam XIX/TT Brigjen TNI M. Yahya, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, Ketua Umum KONI Provinsi Riau, Ketua IPSI Provinsi Riau, serta para peserta Latkadertih Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT.

Peresmian Padepokan Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Pangdam XIX/TT. Usai peresmian, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bersama rombongan meninjau langsung fasilitas padepokan yang akan digunakan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan pencak silat militer di lingkungan Kodam XIX/TT.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Latkadertih Pencak Silat Militer serta peresmian padepokan yang berjalan aman dan lancar. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari pembinaan satuan dalam membentuk prajurit TNI AD yang tangguh secara fisik, matang secara mental, disiplin, serta memiliki jati diri sebagai prajurit pejuang.

“Pencak silat militer tidak hanya sekadar kemampuan bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pengendalian diri, sportivitas, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada setiap prajurit,” tegas Pangdam.

Pangdam XIX/TT juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pelatih, instruktur, serta seluruh peserta yang telah mengikuti Latkadertih dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab. Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama latihan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan prajurit menghadapi tantangan tugas ke depan.

Seiring dengan penutupan latihan, Pangdam menegaskan bahwa keberadaan Padepokan Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT diharapkan menjadi pusat pembinaan, pelestarian, dan pengembangan pencak silat militer, sekaligus sebagai simbol komitmen Kodam XIX/TT dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya bangsa yang telah diadaptasi dalam sistem pembinaan prajurit TNI AD.

“Manfaatkan padepokan ini secara optimal, tidak hanya sebagai tempat latihan, tetapi juga sebagai wadah memperkuat kebersamaan, soliditas, dan semangat juang prajurit,” pesannya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan demonstrasi Pencak Silat Militer oleh para peserta latihan. Seluruh acara penutupan Latkadertih Pencak Silat Militer Kodam XIX/TT berakhir sekitar pukul 17.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *