Nasional

Kunjungi Kejati Sumut, Wamenaker Dorong Program Kerja Sosial Berbasis Pelatihan

12
×

Kunjungi Kejati Sumut, Wamenaker Dorong Program Kerja Sosial Berbasis Pelatihan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, foto bersama usai melakukan pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, di Kantor Kejati Sumut. (Kemnaker/HUC)

HarianUpdate.com | Medan – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026), guna membahas penguatan sinergi antara sektor ketenagakerjaan dan penegakan hukum.

Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas lembaga agar pelaksanaan kerja sosial tidak hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga memberikan manfaat sosial melalui program pelatihan kerja.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis terkait peluang kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan institusi penegak hukum, khususnya dalam menghadirkan pendekatan pembinaan bagi pelaku tindak pidana.

Menurut Afriansyah Noor, sinergi antara Kemnaker dan lembaga penegak hukum seperti kejaksaan perlu diperkuat agar kebijakan yang berkaitan dengan aspek hukum dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas.

“Pelaksanaan kerja sosial tentu harus memiliki wadah yang konkret, seperti Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan yang berada di bawah Kemnaker. Karena itu, perlu dibuka kerja sama mengenai bagaimana pelaku tindak pidana menjalankan hukumannya sekaligus mendapatkan pelatihan kerja yang bermanfaat bagi dirinya,” ujar Afriansyah Noor.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat memberikan bekal keterampilan bagi individu yang menjalani proses hukum sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat.

Afriansyah juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program yang dirancang dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata.

“Pendekatan ini penting agar penegakan hukum tidak hanya menitikberatkan pada sanksi, tetapi juga pada pembinaan yang memberikan keterampilan dan nilai tambah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyambut baik gagasan penguatan sinergi antara Kemnaker dan kejaksaan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut berpotensi membuka ruang kerja sama yang lebih konkret dalam menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ke depan, sinergi antara Kemnaker dan Kejati Sumatera Utara diharapkan semakin kuat dan mampu melahirkan kerja sama yang lebih konkret, sehingga pelaksanaan kerja sosial dapat menjadi bagian dari pembinaan yang memberi keterampilan serta menghadirkan dampak positif bagi masyarakat,” kata Harli.

Melalui kerja sama lintas sektor tersebut, diharapkan pendekatan penegakan hukum tidak hanya bersifat represif, tetapi juga memberikan ruang pembinaan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *