Peristiwa

Dugaan Peredaran Narkoba Meningkat, Warga Inhil Minta Tindakan Aparat

8
×

Dugaan Peredaran Narkoba Meningkat, Warga Inhil Minta Tindakan Aparat

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Ilustrasi aktivitas dugaan peredaran narkoba diwilayah kabupaten Inhil. (GM/HUC)

HarianUpdate.com | Warga di wilayah Kecamatan Gaung mengaku resah atas meningkatnya dugaan peredaran narkoba yang dinilai berdampak pada maraknya tindak pencurian di lingkungan mereka.

Sejumlah warga menyampaikan keluhan tersebut pada Minggu (19/4/2026), dengan harapan adanya perhatian dan tindakan dari aparat penegak hukum.

Salah seorang warga berinisial RD menuturkan, dirinya beberapa kali mengalami kehilangan barang berharga dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya sudah beberapa kali kehilangan barang seperti mesin speedboat dan perlengkapan lainnya. Dulu tidak pernah terjadi, tapi belakangan ini sering,” ujarnya.

RD menduga maraknya pencurian tersebut berkaitan dengan meningkatnya penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

“Saya menduga ini ada kaitannya dengan pengguna narkoba, karena sekarang kejadian seperti ini sering terjadi,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Rum, yang tinggal di kawasan Pasar Simpang Gaung. Ia mengaku khawatir terhadap dampak peredaran narkoba terhadap generasi muda.

“Kami sebagai orang tua merasa cemas. Takut anak-anak terpengaruh, karena peredaran narkoba seperti mudah ditemukan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.

“Saat ini kami benar-benar merasa resah dan tidak tenang. Kami berharap ada tindakan nyata agar lingkungan kembali aman,” katanya.

Warga juga menduga adanya jaringan peredaran narkoba yang bekerja secara terstruktur, meskipun hal tersebut masih perlu pembuktian oleh aparat berwenang.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat berharap Polres Indragiri Hilir dapat meningkatkan pengawasan serta melakukan penindakan terhadap dugaan peredaran narkoba, khususnya di sejumlah desa seperti Simpang Gaung, Pungkat, Semambu Kuning, Teluk Kabung, Gembira, dan wilayah sekitarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keluhan warga tersebut. (GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *