Ekonomi & Bisnis

Harga Sawit Riau Periode Juni 2026 Naik, Umur Tanam 9 Tahun Nikmati Harga Tertinggi

24
×

Harga Sawit Riau Periode Juni 2026 Naik, Umur Tanam 9 Tahun Nikmati Harga Tertinggi

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Petugas memuat hasil panen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di salah satu kebun milik petani di Riau. (MCR/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 17–23 Juni 2026. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun sebesar Rp21,40 per kilogram atau naik 0,58 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penetapan harga tersebut diputuskan dalam rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Rabu (17/6/2026). Penetapan harga minggu ke-21 tahun 2026 itu mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti, mengatakan harga TBS untuk kelompok umur 9 tahun naik menjadi Rp3.696,32 per kilogram dan berlaku selama satu minggu ke depan.

“Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim, kenaikan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp21,40 per kilogram atau mencapai 0,58 persen dari harga periode lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan naik menjadi Rp3.696,32 per kilogram,” ujar Vera.

Ia menjelaskan, kenaikan harga TBS kali ini terutama dipengaruhi oleh naiknya harga minyak sawit mentah (CPO), meskipun harga inti sawit atau kernel mengalami penurunan.

“Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,87 persen. Harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp320,99 per kilogram, sedangkan harga kernel turun sebesar Rp867,94 per kilogram dibandingkan minggu lalu,” jelasnya.

Vera mengungkapkan, dalam proses penetapan harga terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan. Oleh karena itu, tim menggunakan mekanisme harga rata-rata sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan. Berdasarkan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi dua, maka digunakan harga rata-rata KPBN,” katanya.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.281,00 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN mencapai Rp12.475,00 per kilogram.

Meski kenaikannya relatif tipis, Dinas Perkebunan Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola penetapan harga agar berjalan sesuai regulasi dan memberikan kepastian bagi petani sawit swadaya.

“Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra,” ungkap Vera.

Menurutnya, komitmen tersebut merupakan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan yang mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau demi meningkatkan kesejahteraan petani.

“Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Adapun rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 17–23 Juni 2026 sebagai berikut:

Umur 3 tahun: Rp2.856,94/Kg
Umur 4 tahun: Rp3.189,70/Kg
Umur 5 tahun: Rp3.426,64/Kg
Umur 6 tahun: Rp3.559,74/Kg
Umur 7 tahun: Rp3.639,61/Kg
Umur 8 tahun: Rp3.684,06/Kg
Umur 9 tahun: Rp3.696,32/Kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.656,22/Kg
Umur 21 tahun: Rp3.593,10/Kg
Umur 22 tahun: Rp3.520,83/Kg
Umur 23 tahun: Rp3.438,68/Kg
Umur 24 tahun: Rp3.376,54/Kg
Umur 25 tahun: Rp3.325,46/Kg
Umur 26 tahun: Rp3.307,10/Kg
Umur 27 tahun: Rp3.278,61/Kg
Umur 28 tahun: Rp3.224,70/Kg
Umur 29 tahun: Rp3.185,16/Kg
Umur 30 tahun: Rp3.094,77/Kg

Sementara itu, indeks K ditetapkan sebesar 92,87 persen, BOTL 0,48 persen, harga CPO sebesar Rp15.206,00 per kilogram, harga kernel Rp12.551,62 per kilogram, dan harga cangkang Rp26,09 per kilogram. (IR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *