Peristiwa

Kapal Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

17
×

Kapal Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban tenggelamnya kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton. (RK/HUC)

HarianUpdate.com | Siak – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban tenggelamnya kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026). Korban bernama Desmon ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan penemuan korban menjadi perkembangan terbaru dalam operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan bersama unsur terkait di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah, satu korban atas nama Desmon telah berhasil ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” kata Budi.

Ia menjelaskan, setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Sungai Apit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Jenazah korban langsung kami evakuasi ke Puskesmas Sungai Apit. Selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

Budi menegaskan, operasi pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran apabila hingga batas tertentu korban belum juga ditemukan.

“Tim SAR gabungan akan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Apabila belum ditemukan, area pencarian akan kami perluas sesuai dengan perkembangan di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, Basarnas juga terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Siak guna memperlancar proses operasi pencarian.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Wakil Bupati Siak, Bapak Syamsurizal, dalam pelaksanaan operasi pencarian terhadap dua korban lainnya,” tambah Budi.

Sebelumnya, Kantor Basarnas Pekanbaru menerima laporan adanya kecelakaan pelayaran berupa tenggelamnya sebuah kapal pompong di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Menurut Budi, informasi awal diterima dari seorang petugas Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra. Berdasarkan laporan tersebut, kapal pompong sedang melaksanakan kegiatan pemeriksaan draft survey pada kapal MV HIMALA.

“Diduga akibat arus yang cukup kuat, kapal pompong terseret ke bawah tongkang yang sedang bersandar di sisi MV HIMALA hingga akhirnya tenggelam,” ungkapnya.

Begitu menerima laporan, Kantor Basarnas Pekanbaru langsung mengerahkan 10 personel menuju lokasi kejadian. Tim menempuh perjalanan sekitar 103 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru menuju lokasi insiden untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan.

“Operasi pencarian kami fokuskan di sekitar LKP atau Last Known Position korban dengan metode pencarian di permukaan. Seluruh unsur SAR gabungan terus bekerja maksimal agar dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” tutup Budi. (RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *