Daerah

Dipercaya Dunia, Pekanbaru Gelar Pertemuan Green Cities Mayor Council IMT-GT 2026

1507
×

Dipercaya Dunia, Pekanbaru Gelar Pertemuan Green Cities Mayor Council IMT-GT 2026

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand mengikuti rangkaian 9th IMT-GT GCMC Meeting di Pekanbaru, Riau, 4–7 Agustus 2026. (Kominfo PKU/HUC)

HarianUpdate.com | Pekanbaru – Kota Pekanbaru untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9, yang akan berlangsung pada 4–7 Agustus 2026.

Forum internasional tersebut akan mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand guna membahas pengembangan kota hijau (Green City) serta pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Pekanbaru dinilai menjadi bukti bahwa ibu kota Provinsi Riau tersebut semakin diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam forum itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga dipercaya memimpin jalannya sidang sebagai Ketua Pertemuan GCMC IMT-GT ke-9. Kehormatan tersebut mencerminkan kepercayaan kawasan terhadap Pekanbaru dan Indonesia dalam menggelar forum internasional.

Forum tersebut akan dihadiri delegasi dari tiga negara. Sebanyak 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia serta Malaysia diundang untuk mengikuti kegiatan, sementara delegasi Thailand akan ditetapkan melalui Sekretariat Nasional Thailand.

Sejumlah kepala daerah dari Medan, Batam, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban hingga Kuantan dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain para kepala daerah, forum ini juga akan melibatkan organisasi internasional seperti UNESCAP, Institute for Global Environmental Strategies (IGES), dan ICLEI–Local Governments for Sustainability yang selama ini menjadi mitra global dalam pengembangan kota berkelanjutan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penunjukan Pekanbaru sebagai tuan rumah bukan sekadar menjadi penyelenggara kegiatan internasional, tetapi juga menjadi momentum untuk mengangkat nama Indonesia di mata dunia.

“Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan,” kata Agung Nugroho.

Menurutnya, penyelenggaraan forum tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

“Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM hingga pariwisata akan bergerak. Yang lebih penting lagi, ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi Pekanbaru sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional,” ujarnya.

Agung menambahkan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau hingga potensi investasi di berbagai sektor.

Selama berada di Pekanbaru, para delegasi dijadwalkan mengikuti seminar internasional mengenai pembangunan kota hijau, mengunjungi Sekolah Hijau, Bank Sampah, proyek Green City Pekanbaru, serta menikmati kekayaan budaya Melayu melalui gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi.

“Kami ingin para delegasi pulang dengan membawa kesan bahwa Pekanbaru adalah kota yang maju, ramah, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi mitra berbagai kota di dunia. Semoga dari forum ini lahir kerja sama konkret di bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi hingga pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Agung.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kota Pekanbaru, Afrizal, menyambut positif penunjukan Pekanbaru sebagai tuan rumah forum internasional tersebut. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kesiapan daerah sekaligus memperkuat citra Pekanbaru di mata dunia.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pekanbaru. Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Riau. Harapan kami, seluruh elemen masyarakat dapat ikut menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, serta memberikan keramahan kepada para tamu yang datang sehingga mereka memperoleh kesan positif terhadap Pekanbaru,” ujar Afrizal.

Ia juga berharap hasil pertemuan tersebut tidak hanya berhenti pada forum diskusi, tetapi mampu melahirkan kerja sama nyata yang berdampak bagi pembangunan daerah.

“Semoga forum ini menghasilkan kerja sama konkret di bidang investasi, lingkungan hidup, pengembangan ekonomi hijau, pendidikan, dan sektor lainnya sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Pekanbaru,” tambahnya.

Forum GCMC IMT-GT ke-9 diharapkan menjadi momentum penting bagi Pekanbaru untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kota strategis di Asia Tenggara sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang mampu menyelenggarakan forum internasional dengan standar dan kualitas yang baik. (WL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *