Daerah

Antisipasi Isu Kelangkaan Beras, Dinas Ketahanan Pangan Lahat Gelar GPM

×

Antisipasi Isu Kelangkaan Beras, Dinas Ketahanan Pangan Lahat Gelar GPM

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Warga lahat saat berbelanja beras dan kebutuhan lainnya di Gerakan Pangan Murah. (HR/HUC)

HarianUpdate.com | Lahat — Beras premium dalam kemasan 5 kilogram mulai sulit ditemukan di sejumlah pasar di Kota Lahat. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat beralih membeli beras medium yang dinilai masih lebih mudah diperoleh.

Pemerintah Kabupaten Lahat memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh menipisnya stok beras. Berdasarkan informasi dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat, persoalan yang terjadi berkaitan dengan proses produksi dan pengemasan beras ukuran 5 kilogram.

Untuk mengantisipasi gejolak harga serta merespons isu kelangkaan beras yang berkembang di masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan TK Putra, Kabupaten Lahat, Jumat (4/9/2026).

Puluhan warga, terutama kalangan ibu rumah tangga, tampak mendatangi lokasi GPM untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat Pukatul Hadi, S.P., M.Si., melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Ahmad Firdaus, S.P., MMA, mengatakan GPM mandiri kembali digelar pada awal September sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Selain mengantisipasi gejolak harga dan isu kelangkaan beras serta menjaga stabilisasi pasokan, alhamdulillah kami menggelontorkan 2,5 ton atau 500 karung beras SPHP dan 240 liter minyak goreng ke GPM,” ujar Firdaus.

Menurutnya, seluruh beras SPHP yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual dalam waktu sekitar setengah jam.

“Dalam waktu setengah jam, seluruh beras SPHP yang kami sediakan habis terjual,” katanya.

Firdaus mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap beras SPHP menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik terhadap isu kelangkaan beras.

Menurut Firdaus, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat terus berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan beras SPHP bagi masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan beras. Kami sudah bekerja sama dan berkoordinasi dengan Bulog, dan untuk beras SPHP saat ini masih mencukupi,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan GPM, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan, khususnya beras, dengan harga yang lebih terjangkau.

“Dengan adanya GPM ini, masyarakat dapat terbantu untuk mendapatkan beras yang murah dan layak, tentunya dengan harga di bawah harga eceran tertinggi atau HET,” harap Firdaus.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. (HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *