HarianUpdate.com | Simeulue — Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Sinabang menorehkan prestasi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Simeulue. Sebanyak tujuh siswanya berhasil meraih juara pada sejumlah bidang yang diperlombakan dan berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Aceh.
OMI tingkat Kabupaten Simeulue digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue pada 7–9 September 2026 di MIN 1 Simeulue.
Tujuh siswa MAM Sinabang meraih prestasi pada bidang matematika, biologi, fisika, kimia, ekonomi, dan geografi.
Kepala MAM Sinabang, Adi Saleh, S.Sos.I., MA, mengatakan capaian tersebut patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi bagi pihak madrasah untuk terus meningkatkan pembinaan akademik peserta didik.
“Alhamdulillah, tahun ini siswa-siswi terbaik dari MAM Sinabang berhasil mendominasi juara pada ajang OMI tingkat Kabupaten Simeulue. Insyaallah beberapa siswa kita akan mewakili Kabupaten Simeulue untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Aceh,” kata Adi Saleh dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026).
Adapun tujuh siswa yang meraih prestasi tersebut yakni Fara Fadila sebagai Juara I Matematika, Innaya Jannata Juara I Biologi, M. Faqih Ar-Rizki Juara III Fisika, Satila Olivi Juara II Kimia, Alviq Alhadi Ihsan Juara III Kimia, Shazia Luthvia Juara III Ekonomi, dan Risa Ade Lovita Juara II Geografi.
Atas capaian tersebut, para siswa tersebut berkesempatan melanjutkan kompetisi pada tingkat Provinsi Aceh sesuai bidang yang diikuti.
Adi Saleh juga mengapresiasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simeulue yang telah menyelenggarakan OMI. Menurutnya, kompetisi akademik seperti itu penting untuk memberikan ruang kepada siswa madrasah dalam menguji kemampuan sekaligus meningkatkan motivasi belajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Simeulue yang telah melaksanakan kegiatan OMI ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia berharap prestasi yang diraih tujuh siswa tersebut tidak berhenti pada capaian di tingkat kabupaten. Para siswa diminta memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat Provinsi Aceh.
Di sisi lain, Adi Saleh mengingatkan siswa yang belum berhasil meraih nominasi agar tidak menjadikan hasil kompetisi sebagai alasan untuk berhenti belajar.
“Bagi ananda yang belum mendapatkan nominasi, agar terus belajar. Semoga ke depan mendapatkan kesempatan yang sama seperti kawan-kawannya yang mendapatkan nominasi pada kegiatan OMI tersebut,” katanya.
OMI menjadi salah satu ajang kompetisi akademik bagi peserta didik madrasah dalam pembinaan Kementerian Agama. Bagi MAM Sinabang, capaian tujuh siswa pada tingkat Kabupaten Simeulue menjadi modal untuk melanjutkan persaingan dan membawa nama daerah pada kompetisi di tingkat Provinsi Aceh. (HD)











