Daerah

Bupati Afni Apresiasi Panen Perdana Padi Zakat Produktif, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik

11
×

Bupati Afni Apresiasi Panen Perdana Padi Zakat Produktif, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Bupati Siak Afni Z bersama jajaran BAZNAS Kabupaten Siak, TNI, dan para petani mustahik mengikuti panen perdana padi program zakat produktif. (RK/HUC)

HarianUpdate.com | Siak – Program zakat produktif yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak mulai membuahkan hasil. Sebanyak sembilan petani penerima manfaat zakat (mustahik) melaksanakan panen perdana padi di lahan seluas sembilan hektare di Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Rabu (15/7/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Siak dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat secara produktif.

Panen perdana itu dihadiri Bupati Siak, Afni Z, yang mengapresiasi inovasi pemberdayaan zakat tersebut. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata bagaimana dana zakat dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Program ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berusaha, menghasilkan, dan memperoleh penghasilan secara berkelanjutan. Inilah bentuk pemberdayaan zakat yang mampu mengubah pola bantuan dari konsumtif menjadi produktif,” ujar Afni.

Program zakat produktif tersebut dijalankan melalui skema penyewaan lahan pertanian selama lima tahun dengan nilai investasi mencapai Rp720 juta yang bersumber dari dana zakat.

Dalam pelaksanaannya, setiap musim tanam lahan dikelola oleh kelompok mustahik yang berbeda. Pada musim tanam perdana, sembilan mustahik masing-masing mengelola lahan seluas satu hektare.

Melalui sistem pengelolaan bergilir tersebut, BAZNAS Kabupaten Siak menargetkan sebanyak 90 kepala keluarga penerima manfaat dapat diberdayakan dalam kurun waktu lima tahun. Program itu diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membantu mereka keluar dari garis kemiskinan.

Selain mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Siak, program ini juga melibatkan TNI Angkatan Darat melalui Brigif TP 89/Gempa Gasib. Personel TNI memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari pengoperasian alat pertanian modern, pengelolaan sistem irigasi, hingga penerapan teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Siak, BAZNAS Kabupaten Siak, TNI, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan zakat berbasis pertanian yang dapat diterapkan di kecamatan lain.

Selain mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis pemberdayaan masyarakat. (RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *